Bagaimana Iran Menghindari Kesalahan dalam Pertaruhan Perang?

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:52 WIB
loading...
A A A

2. Sulit Mencegah Perang

Namun, kemungkinan mencapai kesepakatan untuk mencegah perang tetap tidak pasti, mengingat perbedaan antara apa yang dituntut AS dan apa yang dikatakan Iran bersedia untuk dikonsekuensikan.

AS ingin Iran mengakhiri semua pengayaan uranium. Teheran bersikeras ingin mempertahankan kemampuan pengayaan untuk tujuan damai, tetapi mengatakan dapat setuju untuk mengurangi produksinya jika sanksi keuangan dicabut. Terlepas dari negosiasi yang berlanjut, risiko perang masih membayangi karena kedua belah pihak saling mengancam.

Laporan menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan awal terbatas terhadap Iran untuk memaksanya mencapai kesepakatan. Tetapi juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pada hari Senin: "Tidak ada yang namanya serangan terbatas. Tindakan agresi adalah tindakan agresi." Ia mengatakan bahwa respons Iran terhadap serangan semacam itu akan "tegas dan keras".

AS kini memiliki kekuatan tempur yang signifikan yang ditempatkan dalam jangkauan serang Iran, dengan kapal induk Amerika kedua mendekati wilayah tersebut. Seorang mantan kepala Pentagon mengatakan hitungan mundur untuk serangan AS akan dimulai ketika kelompok serang kapal induk USS Gerald R Ford, kapal perang terbesar di dunia dan yang paling canggih di Angkatan Laut AS, tiba di Timur Tengah. Kapal itu terlihat di Yunani pada hari Senin.

Baca Juga: 10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga

3. Garda Revolusi Menggelar Latihan Perang

IRGC melakukan latihan tembak langsung di Selat Hormuz pekan lalu, menutup sementara sebagian jalur air yang strategis tersebut. Latihan tersebut dipandang sebagai tanda peringatan bagi Washington.

Iran dan Rusia juga mengadakan latihan angkatan laut gabungan pada hari Kamis, "mensimulasikan pembebasan kapal yang dibajak". Teheran juga memperingatkan maskapai penerbangan tentang rencana untuk meluncurkan roket di selatan negara itu sebagai bagian dari latihan gabungan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
KAEF Siapkan Ekosistem...
KAEF Siapkan Ekosistem Terintegrasi, Perkuat Misi Indonesia Bebas TB pada 2030
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved