Serangan ke Iran Diperkirakan dalam Beberapa Hari Lagi, Netanyahu Tunda Rapat Kabinet Keamanan

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:30 WIB
loading...
Serangan ke Iran Diperkirakan...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu secara tak terduga menunda pertemuan kabinet keamanan negara itu, karena perkiraan menunjukkan kemungkinan serangan AS terhadap Iran dapat dimulai dalam beberapa hari. Kabar itu dilaporkan media berbahasa Ibrani pada hari Rabu (18/2/2026).

Harian Israel Yedioth Ahronoth mengatakan penilaian di dalam Israel menunjukkan Presiden AS Donald Trump cenderung melancarkan serangan militer skala besar terhadap target Iran.

Hal ini terjadi di tengah negosiasi yang macet dan penolakan Teheran menerima tuntutan AS.

Surat kabar tersebut melaporkan, “Di Israel, penilaian menunjukkan Presiden AS Donald Trump cenderung melancarkan serangan militer skala besar terhadap Iran dalam waktu dekat, mengingat penolakan Teheran terhadap tuntutan AS dalam negosiasi.”

Ditambahkan bahwa pertemuan kabinet politik-keamanan, yang dijadwalkan pada hari Kamis, ditunda hingga Minggu depan. Para menteri tidak diberitahu alasan penundaan tersebut.

Menurut laporan tersebut, ada peningkatan perasaan di Israel bahwa jangka waktu semakin menyempit. “Setelah pembicaraan pada hari Selasa selama dua minggu, dan sebelumnya sekitar satu bulan, sekarang ada indikasi bahwa jangka waktunya diukur hanya dalam beberapa hari,” ujar dia.

Baca juga: Militer AS Siap Serang Iran Paling Cepat Hari Sabtu, Tunggu Keputusan Trump
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Netanyahu Klaim Serangan...
Netanyahu Klaim Serangan Israel Melumpuhkan Produksi Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved