Nobel Perdamaian untuk Greta Thunberg? Mungkin Saja
Kamis, 17 September 2020 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Komite telah memberikan penghargaan itu pada para aktivis lingkungan sebelumnya, dimulai dengan Wangari Maathai dari Kenya pada 2004 untuk kampanyenya menanam 30 juta pohon di penjuru Afrika, dan pada 2007 untuk Al Gore dan Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC).
“Di era pandemi virus corona, komite juga bisa memilih untuk menyoroti ancaman pandemi bagi perdamaian dan keamanan,” tutur Dan Smith, direktur Stockholm International Peace Research Institute.
“Ada hubungan antara kerusakan lingkungan dan meningkatnya masalah kita dengan pandemi dan saya menunggu apakah Komite Penghargaan Nobel Perdamaian mungkin ingin menyoroti itu,” kata dia.
“Jika komite ingin menyoroti tren ini, jelas ada godaan Greta Thunberg,” ungkap dia.
Gerakan Fridays for Future dimulai pada 2018 saat Thunberg memulai mogok sekolah di Swedia untuk mendorong aksi pada iklim. Sejak saat itu gerakan itu menjadi protes global.
“Di era pandemi virus corona, komite juga bisa memilih untuk menyoroti ancaman pandemi bagi perdamaian dan keamanan,” tutur Dan Smith, direktur Stockholm International Peace Research Institute.
“Ada hubungan antara kerusakan lingkungan dan meningkatnya masalah kita dengan pandemi dan saya menunggu apakah Komite Penghargaan Nobel Perdamaian mungkin ingin menyoroti itu,” kata dia.
“Jika komite ingin menyoroti tren ini, jelas ada godaan Greta Thunberg,” ungkap dia.
Gerakan Fridays for Future dimulai pada 2018 saat Thunberg memulai mogok sekolah di Swedia untuk mendorong aksi pada iklim. Sejak saat itu gerakan itu menjadi protes global.
Lihat Juga :