Disamakan dengan Kera pada Video Trump, Obama: Pertunjukan Badut

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:25 WIB
loading...
Disamakan dengan Kera...
Disamakan dengan kera pada video Trump, Obama sebut itu sebagai pertunjukan badut. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Berbicara di depan umum untuk pertama kalinya setelah akun media sosial Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggambarkan dirinya dan istrinya Michelle sebagai kera, mantan Presiden Barack Obama menyesalkan degradasi wacana politik negara menjadi “pertunjukan badut”.

“Yang benar adalah tampaknya tidak ada rasa malu tentang hal ini di antara orang-orang yang dulu merasa bahwa Anda harus memiliki semacam kesopanan dan rasa hormat terhadap jabatan tersebut, bukan? Itu telah hilang,” kata Obama dalam wawancara podcast yang luas dengan komentator politik sayap kiri Brian Tyler Cohen pada hari Sabtu, dilansir Al Jazeera.

Video tersebut, yang dibagikan di akun Truth Social milik Trump pada 5 Februari, memicu kecaman di seluruh spektrum politik AS, dengan Gedung Putih awalnya menolak "kemarahan palsu" hanya untuk kemudian menyalahkan unggahan tersebut pada kesalahan seorang anggota staf dan kemudian menghapusnya.



Menjelang akhir video berdurasi satu menit yang mempromosikan konspirasi tentang kekalahan Trump dalam pemilihan 2020 melawan Joe Biden, keluarga Obama – presiden dan ibu negara kulit hitam pertama dalam sejarah AS – ditampilkan dengan wajah mereka di tubuh monyet selama sekitar satu detik.

“Diskusi telah merosot ke tingkat kekejaman yang belum pernah kita lihat sebelumnya… Beberapa hari yang lalu, Donald Trump memasang foto Anda, wajah Anda di tubuh kera,” kata Cohen dalam wawancara tersebut.

“Jadi sekali lagi, kita telah melihat kemerosotan wacana. Bagaimana kita bisa kembali dari tempat yang telah kita masuki?” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved