Militer Iran Siaga Tinggi untuk Perang Baru, Teheran Tak Ada Rencana Bertemu Pejabat AS

Jum'at, 30 Januari 2026 - 19:57 WIB
loading...
Militer Iran Siaga Tinggi...
Militer Iran menggelar latihan di Selat Hormuz. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Militer Iran berada dalam "mode siaga tinggi" saat bersiap menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) yang akan segera terjadi. Kesiagaan ini dilakukan meskipun ada upaya diplomatik yang terkoordinasi untuk menghindari konflik, menurut analis Abas Aslani kepada Al Jazeera.

Berbicara dari Teheran, Aslani mengatakan ingatan masih segar dari Juni tahun lalu, ketika, di tengah negosiasi AS-Iran yang sedang berlangsung, Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian diikuti AS dengan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Kami telah mendengar dari sumber-sumber Iran bahwa sektor militer berada dalam mode siaga tinggi," ujar Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah. "Mereka siap untuk perang baru."

“Pada saat yang sama, pemerintah Iran ingin memastikan mereka siap untuk terlibat dalam proses diplomatik untuk menghindari konflik baru," ungkap dia.

"Kedua skenario tampaknya mungkin terjadi," tambahnya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan keberhasilan diplomasi dengan AS bergantung pada penghentian perilaku mengancam setelah pengerahan militer besar-besaran Washington di Teluk.

“Keberhasilan setiap inisiatif diplomatik bergantung pada niat baik pihak-pihak yang terlibat dan penghentian tindakan agresif dan mengancam di kawasan tersebut,” ungkap Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menurut pernyataan dari kepresidenan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved