Arab Saudi dan UEA Tak Izinkan Wilayah Udaranya Digunakan AS untuk Serang Iran

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:22 WIB
loading...
Arab Saudi dan UEA Tak...
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak mengizinkan wilayah udaranya digunakan AS untuk menyerang Iran. Foto/The Telegraph
A A A
RIYADH - Sekutu terdekat Washington di Teluk—Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA)—telah secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah atau ruang udara mereka digunakan untuk aksi militer Amerika Serikat (AS) apa pun terhadap Iran.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman secara eksplisit mengatakan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam panggilan telepon pada hari Selasa: "Kerajaan tidak akan mengizinkan ruang udara atau wilayahnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran."

Baca Juga: Negara NATO: Nasib Rezim Iran Tinggal Menghitung Hari

Pengumuman serupa juga dibuat UEA, yang menyatakan bahwa mereka tidak akan memberikan dukungan logistik atau berfungsi sebagai tempat persiapan untuk aksi militer yang bermusuhan terhadap Teheran.

Penolakan tersebut mempersulit perencanaan militer AS, karena kedua negara tersebut menampung aset militer AS yang substansial.

Arab Saudi sendiri menampung lebih dari 2.300 tentara Amerika dan memiliki kemitraan keamanan jangka panjang dengan Washington. Sedangkan UEA menampung sekitar 5.000 personel militer AS di Pangkalan Udara Al Dhafra, tepat di luar Abu Dhabi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved