Begini Nasib Negara-negara yang Telah Diinvasi AS, dari Irak hingga Venezuela

Jum'at, 09 Januari 2026 - 10:36 WIB
loading...
Begini Nasib Negara-negara...
AS tercatat telah menginvasi Irak, Libya, Afghanistan, Panama, dan yang terbaru Venezuela. Para pemimpin negara-negara tersebut digulingkan, sebagian bernasib tragis. Foto/NTV Telugu
A A A
JAKARTA - Invasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah negara sering dibungkus dengan narasi membawa demokrasi atau pun melindungi hak asasi manusia (HAM). Korban terbaru invasi Washington adalah Venezuela, di mana Presiden Nicolas Maduro diculik dan kekayaaan minyak negara itu akan dikelola Amerika.

Sebelum menginvasi Venezuela—meskipun operasi militernya singkat—, beberapa negara telah mengalami nasib serupa. Mereka antara lain Irak, Panama, Libya, dan Afghanistan.

Baca Juga: Enaknya AS, Jual Minyak Venezuela Tanpa Batas Waktu dan Uangnya Masuk Rekening Amerika

Bagaimana nasib negara-negara korban invasi AS tersebut. Berikut ulasannya.

Nasib Negara-negara yang Diinvasi AS

1. Irak

Waktu: Dimulai 20 Maret 2003.
Nama operasi: Operation Iraqi Freedom (OIF) atau Operasi Pembebasan Irak.
Dampak: Presiden Saddam Hussein digulingkan serta digantung dan Irak dilanda perang saudara.

Amerika Serikat, di bawah Presiden George W. Bush, memimpin invasi ke Irak pada 2003 dengan alasan utama bahwa rezim Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal dan mendukung terorisme. Klaim tersebut tidak terbukti, namun Irak terlanjur menderita berkepanjangan.

Invasi AS telah menggulingkan Saddam Hussein, yang berujung pada eksekusi gantung sang presiden oleh pengadilan Irak yang didukung Amerika. Rezim Saddam Hussein diganti dengan sistem pemerintahan baru yang diklaim berbasis demokrasi.

Namun, pembubaran institusi dan militer lama menciptakan kekosongan kekuasaan yang memicu munculnya konflik sektarian antara Sunni dan Syiah.

Perang saudara Sunni-Syiah itu diperparah dengan munculnya kelompok ISIS. Konflik menjadi lebih panjang hingga bertahun-tahun. Sedangkan kemajuan demokrasi tidak sejalan dengan stabilitas secara nyata.

Dampak mengerikan lain dari invasi AS adalah lebih dari 100.000 warga sipil tewas, ribuan lainnya cacat atau pun mengungsi.

Layanan kesehatan dan infrastruktur hancur, dan korupsi menghambat rekonstruksi.

Irak juga masih terbelenggu fragmen sosial dan ekonomi, di mana ketidaksetaraan dan korupsi melumpuhkan layanan dasar.

Meski tujuan awalnya adalah perubahan rezim dan demokratisasi, warisan invasi AS terhadap Irak sebagian besar adalah konflik berkepanjangan, kekerasan sektarian, dan ketidakstabilan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved