Maduro Muncul Pertama Kali di Pengadilan AS: Saya Diculik, Saya Tak Bersalah, Saya Pria Baik!

Selasa, 06 Januari 2026 - 07:15 WIB
loading...
A A A
“Pengacara Anda akan dapat mengajukan mosi. Saat ini, saya hanya ingin tahu satu hal: Apakah Anda Nicolás Maduro Moros?” tanya hakim.

Maduro menjawab, “Saya Nicolas Maduro Moros.”

Hakim tersebut, yang diangkat oleh mantan Presiden Bill Clinton, kemudian memberi tahu Maduro tentang hak-haknya, termasuk bahwa dia tidak harus berbicara dan bahwa dia dapat memiliki pengacara yang ditunjuk pengadilan jika dia tidak mampu membayar pengacara swasta.

Di pengadilan bersama Maduro adalah pengacara ulung Barry Pollack, yang terkenal karena menegosiasikan pembebasan pendiri WikiLeaks Julian Assange pada tahun 2024 dan membantu mewakili warga Venezuela yang sedang menghadapi masalah. Dia mengisyaratkan bahwa pembelaanya akan mempertanyakan legalitas tindakan AS untuk menangkap Maduro sejak awal.

Ketika ditanya kemudian tentang pembelaannya atas berbagai tuduhan, Maduro menyatakan: "Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah. Saya adalah pria yang baik, presiden negara saya."

Maduro, ketika ditanya oleh Hellerstein apakah dia menyadari hak-haknya, menjawab, “Saya tidak mengetahui hak-hak ini.”

“Yang Mulia sedang memberi tahu saya tentang hal itu sekarang,” lanjut Maduro, seperti dikutip AP, Selasa (6/1/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved