AS Serang Venezuela dan Tangkap Maduro, Ini Respons Iran dan Rusia
Sabtu, 03 Januari 2026 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Trump Sebut Operasi Pasukan Delta Sangat Brilian, Presiden Maduro Akan Diadili di AS
Kementerian luar negeri Iran mengatakan serangan yang diduga tersebut melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Venezuela serta piagam PBB.
“Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran berat terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional,” kata kementerian tersebut, dilansir Press TV
Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan pemerintah tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa AS telah melakukan "serangan skala besar terhadap Venezuela" dan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar dari negara itu.
"Kami menuntut bukti segera dari pemerintah Presiden Donald Trump mengenai nyawa Presiden Maduro dan Ibu Negara," kata Rodríguez dalam panggilan audio ke stasiun televisi pemerintah VTV Venezuela.
Kementerian luar negeri Iran mengatakan serangan yang diduga tersebut melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Venezuela serta piagam PBB.
“Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran berat terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional,” kata kementerian tersebut, dilansir Press TV
Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan pemerintah tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa AS telah melakukan "serangan skala besar terhadap Venezuela" dan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar dari negara itu.
"Kami menuntut bukti segera dari pemerintah Presiden Donald Trump mengenai nyawa Presiden Maduro dan Ibu Negara," kata Rodríguez dalam panggilan audio ke stasiun televisi pemerintah VTV Venezuela.
Lihat Juga :