Netanyahu Tuding Iran Kembali Produksi Rudal, Rusia Bilang Setop Eskalasi dan Aksi Merusak

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:30 WIB
loading...
Netanyahu Tuding Iran...
Iran memamerkan rudal balistiknya. Foto/youtube
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran melanjutkan produksi rudal balistik dan pengembangan program nuklir. Tudingan ini muncul setelah dia bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Trump kemudian mengancam menyerang lagi Iran. Presiden AS itu menegaskan dukungan pada Israel meski rezim Zionis itu melakukan banyak pelanggaran hukum internasional.

"Mereka kembali memproduksi (rudal). Mengenai program nuklir, saya pikir mereka mencoba melakukannya. Saya tidak yakin mereka memutuskan untuk melewati batas karena, karena saya pikir mereka mengindahkan peringatan Presiden Trump, dan juga karena mereka baru saja mengalami sesuatu, Anda tahu, kurang dari setahun yang lalu, mereka melihat apa konsekuensinya," ujar Netanyahu dalam wawancara dengan Fox News.

Pada 13 Juni 2025, Israel melakukan serangan udara mendadak yang menargetkan situs militer dan fasilitas nuklir Iran, termasuk Natanz, diikuti serangan rudal balasan Iran terhadap target militer Israel, menurut laporan tersebut.

Eskalasi tersebut termasuk serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Garda Revolusi Iran kemudian mengumumkan serangan balasan terhadap pangkalan Al Udeid di Qatar, sebelum gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved