Mesir Tuding Netanyahu Halangi Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:42 WIB
loading...
Mesir Tuding Netanyahu...
Warga berdiri di antara reruntuhan gedung. Foto/anadolu
A A A
KAIRO - Mesir menuduh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berupaya menghalangi implementasi fase kedua gencatan senjata Gaza, dan berusaha mengobarkan ketegangan regional.

“Netanyahu berusaha dengan segala cara untuk menghindari beralih ke fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza, yang mulai berlaku pada 10 Oktober, dengan mengalihkan fokus AS ke isu-isu regional lainnya, khususnya Iran, Suriah, dan Lebanon,” ungkap Diaa Rashwan, kepala Layanan Informasi Negara Mesir, kepada saluran berita Al-Qahera milik pemerintah pada hari Kamis.

Perdana Menteri Israel berusaha memicu ketegangan di luar Gaza dengan memanfaatkan hubungan AS-Iran yang tegang, berharap menarik Washington ke dalam konfrontasi dengan Teheran yang dapat menyulut kembali pertempuran di Gaza dan menggagalkan fase kedua perjanjian tersebut, tambahnya.

Ia mengatakan Netanyahu sedang bermanuver untuk memblokir fase kedua kesepakatan Gaza, tetapi menekankan ada “hak veto AS yang jelas” terhadap dimulainya kembali pertempuran di Gaza.

“Semua indikator menegaskan pemerintahan AS telah menetapkan posisinya untuk meluncurkan fase kedua pada awal Januari,” ujar Rashwan.

Ia mengatakan pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Netanyahu pada 29 Desember kemungkinan akan menandai titik awal praktis fase kedua tanpa ambiguitas.

Rashwan menggambarkan Trump sebagai “seorang pria pragmatis yang ingin menyelesaikan apa yang ia anggap sebagai solusi bersejarah,” menambahkan bahwa satu-satunya dokumen kebijakan luar negeri yang mencantumkan nama Trump tahun ini adalah rencana gencatan senjata Gaza, yang menggarisbawahi pentingnya isu tersebut baginya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved