China Sanksi Lebih Banyak Produsen dan Eksekutif Senjata AS

Sabtu, 27 Desember 2025 - 06:49 WIB
loading...
China Sanksi Lebih Banyak...
Taiwan membeli sistem roket HIMARS dari AS. Foto/wikipedia
A A A
BEIJING - China menjatuhkan sanksi kepada 20 produsen senjata Amerika Serikat (AS) tambahan dan sepuluh eksekutif sebagai balasan atas penjualan senjata AS terbaru ke Taiwan.

Kementerian Luar Negeri China mengumumkan langkah-langkah tersebut pada hari Jumat (26/12/2025), yang memperluas daftar hitam yang sudah ada yang menargetkan sektor pertahanan AS.

Beijing mengatakan pihaknya menanggapi tindakan yang merusak kedaulatannya atas Taiwan di bawah kebijakan Satu China.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump menyetujui penjualan senjata senilai USD11,1 miliar ke Taiwan – paket senjata terbesar untuk pulau yang berpemerintahan sendiri itu, dan yang kedua sejak ia menjabat pada Januari.

Taipei mengatakan kesepakatan itu termasuk sistem roket HIMARS, howitzer, rudal anti-tank Javelin, drone amunisi jelajah Altius, dan perangkat keras lainnya.

Beijing mengutuk langkah tersebut, menuduh AS memicu sentimen pro-kemerdekaan di pulau itu dan meningkatkan ketegangan lintas selat.

Setelah kekalahan mereka dalam perang saudara, pasukan nasionalis China melarikan diri ke Taiwan, di mana mereka mengelola pulau itu sebagai Republik China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved