8 Miliarder Dunia yang Membeli Ribuan Hektare Tanah untuk Jadi Hutan

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Melalui Wyss Foundation, Hansjörg Wyss mendukung pembelian dan pelestarian lahan hutan serta ekosistem alam di beberapa negara, meskipun sebagian besar dilakukan lewat donasi kepada organisasi konservasi.

5. Yvon Chouinard (Aktivis Alam & Pendiri Patagonia)

Luas dukungan lahan: Ribuan hingga puluhan ribu hektare

Sebagai pendiri Patagonia, Chouinard dan organisasinya mendukung sejumlah proyek rewilding dan penanaman kembali hutan di berbagai benua. Meski angka total kepemilikan pribadi tidak setara mayoritas miliarder lain, kontribusinya signifikan melalui proyek konservasi. (Estimasi dari aktivitas filantropi brand & pendiri)

6. Jeff Bezos (Reforestasi Global)

Luas pendanaan proyek: Ratusan ribu hektar (melalui Bezos Earth Fund)

Jeff Bezos tidak secara langsung memiliki tanah seperti pemilik ranch, tetapi melalui dana filantropi Bezos Earth Fund, ia mendukung pembelian dan restorasi hutan di Amazon, Afrika, dan Asia sebagai bagian dari paket mitigasi perubahan iklim global. (Skala dukungan gabungan proyek konservasi)

7. George Soros (Investasi Hijau untuk Alam)

Luas dukungan lahan: Ribuan hingga puluhan ribu hektare

George Soros dan Open Society Foundations mendukung perlindungan kawasan hutan dan program konservasi di Eropa dan Amerika untuk pengelolaan lahan berkelanjutan. (Bentuk dukungan lewat pendanaan proyek)

8. Anders Holch Povlsen (Raja Rewilding Skotlandia)

Luas tanah: ± 89.000 hektare di Skotlandia

Pemilik grup fashion Bestseller ini menjadi pemilik tanah pribadi terbesar di Inggris Raya, dengan puluhan ribu hektar tanah di Highlands yang difokuskan pada proyek rewilding dan restorasi ekosistem alami.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved