Bangladesh Rusuh setelah Pemimpin Mahasiswa Ditembak Mati di Bagian Kepala

Jum'at, 19 Desember 2025 - 10:27 WIB
loading...
Bangladesh Rusuh setelah...
Protes kekerasan melanda beberapa kota di Bangladesh sejak semalam setelah pemimpin mahasiswa tewas ditembak di bagian kepala. Foto/via The Hindustan Times
A A A
DHAKA - Protes kekerasan melanda beberapa kota di Bangladesh sejak semalam setelah kematian pemimpin mahasiswa Sharif Osman Hadi. Hadi (32) ditembak mati di bagian kepala oleh penyerang bertopeng pada Jumat lalu saat meluncurkan kampanye pemilu di Dhaka.

Hadi menjadi terkenal selama pemberontakan mahasiswa Bangladesh tahun 2024 yang menyebabkan penggulingan Perdana Menteri Sheikh Hasina. Juru bicara platform Inquilab Mancha yang juga kandidat dalam pemilu tersebut dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura.

Setelah berita kematiannya tersebar, ribuan demonstran turun ke jalan-jalan di Dhaka dan kota-kota lain untuk menuntut agar para pembunuhnya ditangkap.

Baca Juga: Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina Dijatuhi Hukuman Mati

Beberapa gedung di Ibu Kota Bangladesh; Dhaka, termasuk gedung yang menampung dua surat kabar terkemuka di negara itu—The Daily Star dan Prothom Alo—dibakar massa. Para staf terjebak di dalam dua kantor tersebut.

Demonstrasi ini ditandai dengan slogan-slogan yang sarat emosi yang menyebut nama Hadi, dengan para demonstran berjanji untuk melanjutkan gerakan mereka dan menuntut keadilan dan pertanggungjawaban yang cepat atas serangan yang merenggut nyawanya.

Beberapa daerah tetap tegang hingga larut malam, dengan tambahan pasukan polisi dan paramiliter dikerahkan untuk mencegah kekerasan lebih lanjut. Polisi tidak segera memberikan komentar, sementara dinas pemadam kebakaran mengatakan kebakaran di kantor Daily Star telah terkendali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved