Buru Kapal Selam Rusia, 2 Negara NATO Akan Kerahkan 13 Kapal Perang

Kamis, 04 Desember 2025 - 10:04 WIB
loading...
A A A
Norwegia menandatangani kesepakatan untuk membeli sejumlah fregat Inggris senilai lebih dari USD13 miliar pada bulan Agustus. Inggris dan Norwegia, seperti negara-negara NATO lainnya, telah berjanji untuk meningkatkan anggaran pertahanan dan mempercepat pengadaan peralatan dalam menghadapi peningkatan kekuatan militer Rusia.

Kedua negara itu selama ini mengoperasikan pesawat patroli maritim P-8 yang dirancang untuk mendeteksi kapal-kapal selam Rusia. Armada kapal selam Rusia dianggap tangguh, jauh lebih mumpuni daripada kapal permukaannya.

Angkatan Laut Rusia, kecuali armada Laut Hitamnya, relatif tidak tersentuh oleh perang skala penuh selama hampir empat tahun di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Inggris memuji kesepakatan patroli tersebut sebagai pengaturan "pertama dari jenisnya", yang dikenal sebagai perjanjian Lunna House.

Penandatanganan perjanjian ini akan dilakukan di London pada hari Kamis (4/12/2025). Lunna House adalah markas perlawanan Norwegia di Skotlandia selama Perang Dunia II.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Støre akan mengunjungi Inggris dan juga mengunjungi pangkalan militer Inggris di Lossiemouth di Skotlandia utara bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada hari Kamis.

"Seiring dengan semakin banyaknya kapal Rusia yang terdeteksi di perairan kami, kami harus bekerja sama dengan mitra internasional untuk melindungi keamanan nasional kami," kata Starmer dalam sebuah pernyataan.

"Perjanjian bersejarah dengan Norwegia ini memperkuat kemampuan kami untuk melindungi perbatasan kami dan
"Infrastruktur yang diandalkan negara kita," imbuh dia, seperti dikutip dari Newsweek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved