Lavrov: Rusia Sedang Kerjakan Perintah Putin Tentang Uji Senjata Nuklir

Minggu, 09 November 2025 - 10:22 WIB
loading...
Lavrov: Rusia Sedang...
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebut perintah terbaru Presiden Vladimir Putin tentang studi kelayakan dimulainya kembali uji coba senjata nuklir sedang dikerjakan. Foto/via VICE
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan perintah terbaru Presiden Vladimir Putin tentang studi kelayakan dimulainya kembali uji coba senjata nuklir sedang dikerjakan.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan pada 5 November, di mana Lavrov tidak hadir, Putin menginstruksikan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, badan intelijen, dan lembaga sipil untuk mengajukan proposal tentang kemungkinan persiapan uji coba senjata nuklir oleh Rusia jika Amerika Serikat (AS) menarik diri dari moratorium uji coba nuklir yang tercantum dalam Perjanjian Larangan Uji Coba Komprehensif (CTBT).

"Kementerian Luar Negeri Rusia telah menerima untuk diimplementasikan instruksi yang diberikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan Dewan Keamanan pada 5 November; instruksi tersebut telah diterima untuk diimplementasikan dan sedang dikaji," kata Lavrov pada Sabtu seperti dikutip dari TASS dan RIA Novosti, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga: Menhan Belousov: Rusia Harus Bersiap Uji Senjata Nuklir Skala Penuh untuk Merespons AS

"Publik akan diinformasikan mengenai hasilnya," imbuh Lavrov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved