Eks Perwira CIA: Osama bin Laden Pernah Lolos dengan Menyamar sebagai Wanita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:48 WIB
loading...
A A A
"Dia harus membuat militer senang. Dan militer tidak peduli dengan al-Qaeda. Mereka peduli dengan India. Jadi, untuk membuat militer senang dan membuat beberapa ekstremis senang, dia harus membiarkan mereka melanjutkan kehidupan ganda ini, berpura-pura bekerja sama dengan Amerika dalam kontraterorisme sambil melakukan teror terhadap India," tambahnya.

Menjawab pertanyaan, Kiriakou mengatakan Amerika Serikat berfokus pada al-Qaeda dan Afghanistan, sementara India tidak terlalu memperhatikannya.

"Dan saya akan memberi tahu Anda satu hal lagi. Hanya beberapa bulan kemudian, pada Maret 2002, kami menggerebek sebuah rumah persembunyian Lashkar-e-Taiba di Lahore. Di rumah itu, kami menangkap tiga milisi Lashkar-e-Taiba yang membawa salinan buku panduan pelatihan al-Qaeda. Dan itu adalah pertama kalinya, secara analitis, kami dapat menghubungkan Lashkar-e-Taiba dengan al-Qaeda. Pertama kalinya. Saya ingat menerima telegram dari wakil direktur CIA untuk intelijen yang memberi selamat kepada kami atas penemuan buku panduan pelatihan ini, dan mengatakan bahwa itu adalah pertama kalinya kami dapat mengaitkan pemerintah Pakistan dengan al-Qaeda," ujarnya.

Ditanya tentang isu yang tidak disorot, dia mengatakan bahwa keputusan itu dibuat di Gedung Putih. "Dan keputusannya adalah bahwa hubungan ini lebih besar daripada India dan Pakistan. Setidaknya untuk sementara. Hubungan ini, kami sebenarnya lebih membutuhkan Pakistan daripada mereka membutuhkan kami saat itu. Kami dengan senang hati memberikan dana kepada mereka. Itulah yang mereka tanggapi. Namun, kami benar-benar membutuhkan mereka untuk mengizinkan kami menempatkan drone kami di Balochistan, misalnya," ujarnya..

Menjawab pertanyaan lain, dia mengatakan Islamabad perlu mengambil kesimpulan kebijakan bahwa tidak ada keuntungan bagi Pakistan dalam berperang dengan India dan bahwa Pakistan akan kalah dalam perang konvensional apa pun dengan India.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
5 Aksi Kontroversial...
5 Aksi Kontroversial Houthi, Pernah Bidik Makkah dengan Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved