Brigade Al-Qassam Puji Unit Bayangan Rahasia setelah Serah Terima Tawanan Israel

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:15 WIB
loading...
Brigade Al-Qassam Puji...
Pejuang dari Unit Bayangan Brigade Al-Qassam di Jalur Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Palestina Hamas, memberikan penghormatan kepada Unit Bayangan, setelah serah terima tentara Israel yang ditawan oleh perlawanan.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di Telegram, Brigade Al-Qassam menulis, “Penghormatan yang pantas untuk tentara tak dikenal dari Unit Bayangan,” menggambarkan kelompok tersebut bertanggung jawab untuk melindungi dan menyembunyikan para tahanan yang ditahan oleh perlawanan, meskipun Israel terus berupaya mengungkap nasib mereka.

Brigade menambahkan, “Penghormatan tersebut ditujukan untuk mereka yang melindungi tahanan musuh selama dua tahun Intifada Al-Aqsa dalam kondisi yang paling sulit, mengorbankan tenaga dan darah mereka hingga janji perlawanan untuk membebaskan tahanan kami terpenuhi.”

Unit Bayangan beroperasi secara sangat rahasia karena sifat sensitif dari misinya — memastikan keamanan tawanan Israel di Jalur Gaza dan menjaga anonimitas total untuk menjaga keberhasilan operasi pertukaran tahanan di masa mendatang.

Keberadaan unit tersebut pertama kali diakui publik pada tahun 2016, satu dekade setelah pembentukannya, ketika terungkap bahwa unit tersebut ditugaskan untuk mengawal tentara Israel Gilad Shalit —operasi yang akhirnya menghasilkan pertukaran tahanan yang sukses.

Menjelang pembebasan para tahanan pada hari Senin, anggota unit tersebut mengizinkan para tawanan untuk berbicara melalui telepon dengan keluarga mereka.

Seorang anggota bahkan berbicara kepada satu keluarga Israel dalam bahasa Ibrani, meminta mereka membagikan video tersebut secara publik agar media Israel dapat menyiarkan rekaman percakapan tersebut dari dalam Gaza.

Saluran 12 Israel kemudian melaporkan tentang "kemunculan unit bayangan Hamas yang bertanggung jawab untuk mengamankan tahanan selama pembebasan gelombang pertama di Kota Gaza."

Kehadiran unit tersebut, catat saluran tersebut, memicu kemarahan di kalangan komentator Israel, yang menafsirkan kemunculan kembali unit tersebut di depan umum sebagai bukti bahwa "Hamas menguasai Gaza, titik."

Baca juga: Israel Pangkas Bantuan ke Gaza, Trump Ancam Pelucutan Senjata Hamas dengan Kekerasan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Unit Khusus Israel Menjarah...
Unit Khusus Israel Menjarah Emas Senilai Rp414 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved