Pertama Kali Sejak Maret, Gas untuk Masak Masuk Gaza

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:54 WIB
loading...
Pertama Kali Sejak Maret,...
Warga memakai sampah plastik untuk memasak di Jalur Gaza. Foto/un news
A A A
GAZA - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahan bakar yang dibutuhkan untuk memasak makanan telah memasuki Jalur Gaza untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam bulan. Perkembangan ini seiring gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Gaza.

“Lebih banyak tenda untuk keluarga pengungsi, daging beku, buah segar, tepung, dan obat-obatan juga telah tiba di Jalur Gaza hari ini,” ungkap OCHA dalam pembaruan terbarunya.

Badan kemanusiaan tersebut mengatakan mereka juga dapat “menilai jalan-jalan utama untuk mendeteksi bahaya ledakan” dan untuk “mendukung keluarga pengungsi di daerah rawan banjir untuk bersiap menghadapi musim dingin”.

Sementara itu, dua pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The Associated Press bahwa lokasi distribusi makanan yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial dan didukung AS dan Israel sedang ditutup, meskipun juru bicara kelompok tersebut mengatakan perubahan tersebut hanya sementara.

Juru bicara GHF, yang berbicara kepada AP dengan syarat anonim, mengatakan akan ada “perubahan taktis” pada operasinya dan “penutupan sementara” selama implementasi perjanjian gencatan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Iran Gelar Parade Angkatan...
Iran Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal untuk Bela Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved