42 Aktivis dari Armada Sumud Gelar Mogok Makan di Penjara Israel

Selasa, 07 Oktober 2025 - 21:30 WIB
loading...
42 Aktivis dari Armada...
Para pengunjuk rasa berkumpul untuk mengecam serangan Israel terhadap Armada Global Sumud, dan penahanan para aktivis, pada 4 Oktober 2025, di Stockholm, Swedia. Foto/Atila Altunta?/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Puluhan aktivis internasional yang ditahan setelah berpartisipasi dalam Armada Sumud Global telah memulai aksi mogok makan di dalam penjara Israel. Kabar itu diumumkan kelompok tersebut pada hari Senin (6/10/2025).

Dalam unggahan di X, armada tersebut mengatakan, “42 relawan dari Armada Sumud Global telah memulai aksi mogok makan massal di penjara-penjara Israel,” dengan membagikan foto yang mencantumkan nama-nama mereka yang terlibat.

Kelompok tersebut menyatakan aksi mogok tersebut diluncurkan “sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina.”

Sebelumnya pada hari Senin, surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan — mengutip notulen pertemuan dengan para tahanan — bahwa beberapa aktivis mengatakan mereka telah mengalami penganiayaan dan penyiksaan selama dalam tahanan.

Meskipun Kementerian Luar Negeri Israel membantah tuduhan tersebut, beberapa peserta yang dibebaskan menggambarkan kondisi dan penyiksaan yang keras, termasuk kelaparan, penghinaan, dan pemaksaan minum air yang terkontaminasi atau air limbah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved