Trump Semprot Netanyahu soal Gaza: Kau Selalu Negatif Sialan!

Senin, 06 Oktober 2025 - 06:53 WIB
loading...
Trump Semprot Netanyahu...
Presiden AS Donald Trump. Dia dilaporkan telah memarahi PM Israel Benjamin Netanyahu dengan kata-kata kasar terkait rencana perdamaian Gaza. Foto/Gedung Putih
A A A
WASHINGTON - Ketegangan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memuncak dalam sebuah percakapan telepon yang panas pada Jumat lalu. Dalam percakapan itu, Trump dilaporkan memarahi Netanyahu dengan kata-kata kasar setelah pemimpin rezim Zionis tersebut meremehkan langkah Hamas terkait rencana perdamaian Gaza.

Menurut laporan Axios yang mengutip sumber pemerintah AS, perbincangan itu terjadi tak lama setelah Hamas mengumumkan kesediaannya membebaskan seluruh sandera sebagai bagian dari proposal Amerika Serikat.

Meski kelompok perlawanan Palestina itu belum menyatakan akan melucuti senjata, sumber Al Arabiya pada hari Minggu menyebut bahwa Hamas sedang bersiap untuk melakukannya.

Baca Juga: Aktivis Greta Thunberg Dipukuli dan Dilecehkan di Penjara Israel

Trump melihat langkah Hamas itu sebagai perkembangan positif dan menelepon Netanyahu untuk membahasnya. Namun Netanyahu justru menyambutnya dengan nada skeptis, mengatakan:"Langkah tersebut tidak ada artinya dan bukan sesuatu yang perlu dirayakan.”

Pernyataan itu membuat Trump naik pitam. “Saya tidak tahu kenapa kau selalu negatif sialan. Ini kemenangan. Terima saja,” kata Trump kepada Netanyahu, seperti dikutip Axios dari pejabat AS yang mengetahui isi percakapan tersebut.

Meski pada Sabtu malam para pejabat Israel berusaha meredam ketegangan dengan menyatakan bahwa Netanyahu dan Trump “sepenuhnya sejalan", sumber dari pemerintah AS mengonfirmasi bahwa percakapan Jumat itu berlangsung tegang dan Trump terlihat kesal.

Trump sebelumnya mendesak Israel untuk menghentikan serangan militernya di Jalur Gaza, dan mengusulkan agar Hamas membebaskan seluruh sandera yang tersisa dalam waktu 72 jam setelah Israel menangguhkan operasi militer dan menarik pasukan ke “garis yang telah disepakati".

Pemerintah Israel telah menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan, namun belum merespons secara resmi seruan Trump untuk menghentikan serangan di Gaza.

Sementara itu, pembicaraan gencatan senjata tidak langsung antara Israel dan Hamas dijadwalkan dimulai di Mesir pada Senin (6/10/2025).

Perundingan ini menjadi salah satu upaya diplomatik terbaru untuk mengakhiri konflik berkepanjangan yang telah menelan ribuan korban jiwa di Gaza dan memicu tekanan global terhadap kebijakan keras Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved