Palestina Jadi Negara Berdaulat, Seperti Apa Wujud Sebenarnya?

Sabtu, 27 September 2025 - 18:19 WIB
loading...
A A A
Nasib Gaza, yang dikembalikan kepada Palestina pada tahun 2005 tetapi sekarang secara de facto diambil alih oleh militer Israel dan dihancurkan secara besar-besaran, masih belum diketahui.

“Tujuan untuk kembali ke perbatasan 1967 bukanlah khayalan,” kata Elena Aoun, seorang profesor hubungan internasional dan peneliti di Universitas Katolik Louvain, Belgia. “Hal ini diuntungkan oleh adanya konsensus yang luas di kalangan Palestina dan Arab, serta di antara beberapa pemimpin Hamas.”

Masalahnya adalah sejak perjanjian Oslo 1993, yang berupaya membangun proses perdamaian untuk konflik Israel-Palestina, “kolonisasi Israel tidak berhenti berkembang,” kata Aoun.

“Hal ini membuat pencapaian kedaulatan Palestina menjadi jauh lebih rumit,” lanjutnya. “Gaza hancur lebur dan hampir tidak dapat dihuni, Yerusalem dianeksasi secara ilegal tetapi diakui oleh AS, dan Tepi Barat menyerupai kulit macan tutul, dengan perluasan koloni yang ada, dan pembersihan etnis terhadap warga Palestina di daerah pedesaan.”

Bagi Aoun, tidak ada alternatif selain duduk bersama Israel dan Palestina di meja perundingan untuk membahas perbatasan.

3. Persatuan Palestina

Otoritas Palestina, yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas, adalah entitas yang diakui secara internasional yang mewakili rakyat Palestina.

Dibentuk setelah perjanjian damai pada tahun 1990-an, Hamas hanya memerintah di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sementara Hamas, yang terdaftar oleh Uni Eropa sebagai kelompok teroris, mengendalikan Jalur Gaza yang dilanda konflik.

Pada hari Senin, Macron menjanjikan "negara demiliterisasi" Palestina, "mengakui Israel" dan "negara Israel mengakui negara Palestina." Ia menyerukan pembubaran Hamas dan pembentukan "pemerintahan transisi di Gaza," yang melibatkan Otoritas Palestina.

Prancis, katanya, akan melatih pasukan keamanan yang akan bertanggung jawab untuk membubarkan Hamas dan berkontribusi pada "misi stabilisasi internasional" di Gaza. Abbas sendiri mengatakan dalam sebuah pesan video pada hari Senin bahwa konstitusi sementara akan disusun dalam waktu tiga bulan dan menyerukan pemilihan umum baru, sebuah janji yang telah ia buat sejak pemilihan presiden dan parlemen terakhir diadakan masing-masing pada tahun 2005 dan 2006.

Namun, Otoritas Palestina jauh dari rakyatnya, tidak berdaya, dan terbebani secara finansial, sebagian karena pendudukan militer Israel di Tepi Barat. Hamas, sebaliknya, lebih populer di kalangan warga Palestina, kata Aoun, tetapi telah sangat melemah selama perang di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved