Eks PM Inggris Tony Blair Berambisi Pimpin Pemerintahan Transisi Gaza

Sabtu, 27 September 2025 - 08:42 WIB
loading...
Eks PM Inggris Tony...
Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair. Foto/Lorne Thomson/Redferns
A A A
LONDON - Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair mengusulkan untuk memimpin pemerintahan transisi di Gaza setelah kampanye militer Israel di wilayah kantong tersebut berakhir. Media Inggris melaporkan hal itu pada hari Jumat (26/9/2025).

Blair dilaporkan sedang berupaya memimpin badan yang disebut Otoritas Transisi Internasional Gaza (GITA), yang akan mengawasi rekonstruksi dan pada akhirnya mengalihkan kekuasaan kepada Otoritas Palestina (PA) yang berbasis di Tepi Barat.

Sebagai salah satu dari selusin konsep yang diusulkan berbagai pemerintah dan lembaga pemikir, GITA akan mengupayakan mandat PBB untuk menjadi "otoritas politik dan hukum tertinggi" Gaza selama lima tahun.

Jika disetujui, Blair akan memiliki sekretariat hingga 25 orang yang didanai oleh negara-negara Teluk.

The Economist menggambarkan rencana tersebut sebagai "peningkatan yang nyata" dibandingkan visi Presiden AS Donald Trump sebelumnya tentang "riviera" Gaza yang dimiliki Amerika.

Menurut laporan tersebut, GITA awalnya akan berkantor pusat di El-Arish, Mesir, dan meniru otoritas transisi sebelumnya di Timor Leste dan Kosovo. Misinya mencakup penyatuan Gaza dan Tepi Barat di bawah Otoritas Palestina (PA).

Badan Palestina yang berbasis di Ramallah saat ini hanya menjalankan wewenang terbatas di Tepi Barat, tempat militer Israel memegang kendali dominan –pengaturan yang dicap oleh para kritikus sebagai sistem apartheid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Gawat! Iran Ancam Tak...
Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS
Rekomendasi
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved