Macron: Trump Butuh Perdamaian Israel-Palestina untuk Raih Hadiah Nobel

Rabu, 24 September 2025 - 13:52 WIB
loading...
Macron: Trump Butuh...
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanya bisa meraih Hadiah Nobel Perdamaian jika ia mengakhiri perang di Gaza. Macron menepis klaim Trump yang berulang kali menyatakan ia memang pantas menerima penghargaan tersebut.

Macron menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa (23/9/2025) dalam wawancara dengan stasiun televisi Prancis BFMTV di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

“Saya melihat seorang presiden AS yang aktif, yang menginginkan perdamaian… yang menginginkan Hadiah Nobel Perdamaian. Namun, Hadiah Nobel Perdamaian hanya mungkin diraih jika perang ini dihentikan,” ujar Macron.

Dia mendesak Trump untuk menekan Israel agar menghentikan operasi militernya dan mengamankan pembebasan sandera yang ditawan Hamas.

Macron juga menepis pernyataan Trump bahwa pengakuan Prancis atas negara Palestina sama saja dengan memberi penghargaan kepada Hamas, dan justru berargumen langkah tersebut justru memperkuat Otoritas Palestina dan mengisolasi kelompok pejuang tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved