Demonstran Nepal Usulkan Pemimpin Baru Sementara

Kamis, 11 September 2025 - 19:28 WIB
loading...
Demonstran Nepal Usulkan...
Mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Nepal Sushila Karki. Foto/hindustan times
A A A
KATHMANDU - Para pemimpin muda gerakan protes Nepal mengusulkan mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sushila Karki menjabat sebagai perdana menteri sementara negara tersebut. Reuters melaporkan hal itu pada hari Rabu (10/9/2025), mengutip sekretaris Asosiasi Pengacara Mahkamah Agung.

Keputusan ini diambil setelah pertemuan virtual selama hampir empat jam yang dihadiri sekitar 300 hingga 400 peserta gerakan protes, menurut media lokal.

Karki, 73 tahun, adalah mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal dan satu-satunya perempuan yang pernah memegang jabatan tersebut.

Berbicara kepada CNN News18 yang berbasis di India, Karki mengatakan fokus langsung pemerintahan sementara adalah untuk menghormati mereka yang gugur dalam protes dan memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa, termasuk memberantas korupsi.

Pihak berwenang di Kathmandu mengatakan kaum anarkis dan unsur kriminal telah menyusup ke dalam protes, melakukan pembakaran, penjarahan, perusakan properti, kekerasan terarah, dan percobaan penyerangan seksual.

"Setiap kegiatan kriminal yang dilakukan dengan kedok protes akan dituntut, dan pasukan keamanan akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku," ungkap pernyataan militer Nepal.

Sementara itu, para relawan muda turun ke jalan pada Rabu pagi untuk melakukan kampanye bersih-bersih – beberapa jam sebelum pengumuman jam malam oleh militer, lapor media setempat.

Kegiatan bersih-bersih ini diselenggarakan dan dipromosikan melalui platform daring.

Selama jam malam, hanya kendaraan penting – seperti ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan yang digunakan oleh tenaga kesehatan dan petugas keamanan – yang akan diizinkan.

Militer mengimbau warga yang membutuhkan bantuan untuk berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.

Bandara internasional Nepal resmi dibuka kembali pada Rabu pagi setelah ditutup selama dua hari, menurut pemberitahuan dari otoritas penerbangan sipil.

Baca juga: Perang Israel dan Mesir Bisa Pecah Kapan Saja Usai Pernyataan Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved