Perang AS Vs Venezuela Dimulai, Trump Sebut 11 Orang Tewas

Rabu, 03 September 2025 - 18:25 WIB
loading...
A A A
Sejak kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, pemerintahan Trump telah menetapkan beberapa organisasi perdagangan narkoba dan kelompok kriminal di Meksiko dan di tempat lain di Amerika Latin sebagai organisasi teroris.

Di antara mereka adalah Tren de Aragua dan kelompok Venezuela lainnya, "Kartel Matahari", yang menurut otoritas AS dipimpin oleh Presiden Maduro dan pejabat tinggi pemerintah lainnya, beberapa di antaranya berasal dari militer atau dinas intelijen negara tersebut.

Militer AS telah berupaya memperkuat pasukannya di Karibia selatan selama dua bulan terakhir, termasuk melalui pengerahan angkatan laut tambahan dan ribuan marinir serta pelaut AS.

Pemerintahan Trump berulang kali mengisyaratkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan guna membendung aliran narkoba ke AS.

"Masih banyak lagi," kata Trump tentang serangan terhadap kapal tersebut.

Pemerintah Venezuela bereaksi dengan marah terhadap pengerahan pasukan tersebut.

Pada hari Senin, misalnya, Maduro berjanji untuk "mendeklarasikan republik bersenjata" jika AS menyerang, seraya menambahkan bahwa pengerahan pasukan AS tersebut merupakan "ancaman terbesar yang pernah terlihat di benua kami dalam 100 tahun terakhir".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Usai Diinfus karena...
Usai Diinfus karena Infeksi Bakteri, Syifa Hadju Rayakan Ultah Bersama Sahabat
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved