Presiden Negara NATO Blakblakan Sebut Trump Asetnya Rusia
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan Russia Today, pernyataan pemimpin Portugal tersebut menggemakan hoaks "Russiagate" yang pertama kali dilontarkan terhadap Trump pada tahun 2016 ketika lawan-lawan politiknya menuduh bahwa tim kampanyenya telah berkolusi dengan Kremlin.
Narasi kolusi tersebut mendominasi masa jabatan pertama Trump sebagai presiden AS, meskipun penyelidikan Jaksa Khusus Robert Mueller tahun 2019 tidak menemukan bukti kolusi dan laporan Jaksa Khusus lainnya, John Durham, tahun 2023 menyimpulkan bahwa skandal tersebut sebagian besar direkayasa oleh operator politik.
Trump telah berulang kali mengecam "Russiagate" sebagai "skandal terbesar dalam sejarah Amerika", bersikeras bahwa skandal itu dirancang untuk menyabotase masa jabatan kepresidenannya dan membenarkan kebijakan yang bermusuhan terhadap Moskow.
Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah berusaha menampilkan dirinya sebagai penengah netral dalam perang Rusia-Ukraina, bergantian menyalahkan Rusia dan Ukraina atas kurangnya kemajuan.
Dia secara rutin berkomunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Terkadang dia mengancam Moskow dengan sanksi besar-besaran, sementara di lain waktu dia menuduh Kyiv tidak fleksibel dan tidak siap untuk perdamaian.
Narasi kolusi tersebut mendominasi masa jabatan pertama Trump sebagai presiden AS, meskipun penyelidikan Jaksa Khusus Robert Mueller tahun 2019 tidak menemukan bukti kolusi dan laporan Jaksa Khusus lainnya, John Durham, tahun 2023 menyimpulkan bahwa skandal tersebut sebagian besar direkayasa oleh operator politik.
Trump telah berulang kali mengecam "Russiagate" sebagai "skandal terbesar dalam sejarah Amerika", bersikeras bahwa skandal itu dirancang untuk menyabotase masa jabatan kepresidenannya dan membenarkan kebijakan yang bermusuhan terhadap Moskow.
Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah berusaha menampilkan dirinya sebagai penengah netral dalam perang Rusia-Ukraina, bergantian menyalahkan Rusia dan Ukraina atas kurangnya kemajuan.
Dia secara rutin berkomunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Terkadang dia mengancam Moskow dengan sanksi besar-besaran, sementara di lain waktu dia menuduh Kyiv tidak fleksibel dan tidak siap untuk perdamaian.
Lihat Juga :