Operasi Kereta Gideon Israel Tewaskan 9.073 Warga Sipil Tak Bersenjata Sejak Mei

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:00 WIB
loading...
Operasi Kereta Gideon...
Militer Israel terus membombardir wilayah Gaza. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan serangan darat besar-besaran Israel yang dilancarkan pada Mei tahun ini telah menewaskan 9.073 warga sipil dan melukai 36.900 orang. Pernyataan yang dipublikasikan di Telegram menyebutkan jumlah korban tewas meliputi 2.358 anak-anak, 1.088 perempuan, dan 455 lansia.

Disebutkan pula, korban lainnya adalah pria yang ditembak mati "dengan darah dingin" di lokasi distribusi bantuan GHF dan konvoi bantuan yang memasuki Gaza.

"Kami menuntut agar masyarakat internasional mengambil tindakan serius dan efektif untuk menghentikan pembantaian yang dilakukan oleh pendudukan ini dan meminta pertanggungjawabannya, sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional," pungkas kantor tersebut.

Militer Israel mengklaim personelnya telah menyampaikan panggilan peringatan pada hari Selasa kepada otoritas medis dan kelompok bantuan internasional yang beroperasi di Gaza utara, menyampaikan rencana untuk merelokasi warga Palestina ke bagian selatan wilayah kantong pantai tersebut.

"Para pejabat (Israel) menekankan kepada petugas medis bahwa penyesuaian sedang dilakukan pada infrastruktur rumah sakit di selatan Jalur Gaza untuk menerima pasien sakit dan terluka, di samping peningkatan pasokan peralatan medis yang diperlukan sesuai permintaan organisasi bantuan internasional," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved