Udang Asal Indonesia Disebut Mengandung Radioaktif Nuklir, AS Beri Peringatan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:05 WIB
loading...
Udang Asal Indonesia...
Udang impor asal Indonesia di toko Safeway di Silver Spring, Maryland, pada Maret 2025. Foto/Jason Huffman
A A A
WASHINGTON - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah mengimbau konsumen untuk tidak mengonsumsi, menjual, atau menyajikan udang mentah beku merek tertentu, karena memperingatkan produk tersebut mungkin mengandung isotop radioaktif berbahaya. Kabar ini mengejutkan para konsumen di AS.

FDA mendeteksi cesium-137 dalam kiriman yang diimpor ke AS oleh perusahaan Indonesia PT. Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) dan didistribusikan dengan label Great Value Walmart di 13 negara bagian, termasuk Texas, Florida, dan Pennsylvania.

Meskipun belum ada produk terkontaminasi yang terkonfirmasi telah memasuki toko-toko di Amerika, pihak berwenang telah mengimbau untuk berhati-hati.

“Jika Anda baru saja membeli salah satu lot udang beku mentah Great Value yang terdampak dari Walmart, buanglah. Jangan makan atau menyajikan produk ini,” ungkap peringatan FDA pada hari Selasa (19/8/2025).

FDA menambahkan, “Distributor dan pengecer harus membuang produk ini dan tidak boleh menjual atau menyajikan produk ini.”

Petugas bea cukai AS pertama kali menandai masalah ini setelah mendeteksi cesium-137 dalam kontainer pengiriman di pelabuhan-pelabuhan di Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

FDA mengonfirmasi setidaknya satu sampel udang goreng tepung roti dinyatakan positif mengandung isotop tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved