Apa Itu Jaminan dan Konsensi Keamanan dalam Perundingan Damai Ukraina di Gedung Putih?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Negara-negara anggota akan membela sekutu yang diserang, dan "akan menganggap tindakan kekerasan ini sebagai serangan bersenjata terhadap seluruh anggota dan akan mengambil tindakan yang dianggap perlu."

Ukraina bukan anggota NATO, tetapi telah mendorong keanggotaannya sejak perang Rusia-Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Zelenskyy, yang menyebut tawaran jaminan keamanan AS sebagai "bersejarah", menulis di perusahaan media sosial AS X: "Kita semua memiliki keinginan kuat untuk mengakhiri perang ini dengan cepat dan andal."

Menekankan perdamaian yang permanen dan berjangka panjang, ia mengatakan bahwa jaminan keamanan tersebut tidak boleh sama dengan yang ditawarkan kepada Ukraina pada tahun 1994 melalui memorandum Budapest, yang memberikan jaminan kepada Kyiv sehubungan dengan aksesinya pada Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir sebagai negara non-senjata nuklir.

"Dan perdamaian harus langgeng. Tidak seperti bertahun-tahun yang lalu, ketika Ukraina dipaksa menyerahkan Krimea dan sebagian wilayah Timur kami—sebagian Donbas—dan Putin hanya menggunakannya sebagai batu loncatan untuk serangan baru," kata Zelenskyy.

"Atau ketika Ukraina diberi apa yang disebut 'jaminan keamanan' pada tahun 1994, tetapi tidak berhasil. Tentu saja, Krimea seharusnya tidak diserahkan saat itu, sebagaimana Ukraina tidak menyerahkan Kyiv, Odesa, atau Kharkiv setelah tahun 2022."

Baca Juga: Seberapa Luas Wilayah Ukraina yang Dicaplok Rusia?

2. Konsesi

Sengketa wilayah tetap menjadi faktor penting dalam perundingan damai, dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menuntut agar Rusia dan Ukraina "harus membuat konsesi" untuk kesepakatan yang akan mengakhiri perang tiga tahun.

Ia mengidentifikasi isu-isu kunci yang tersisa dari pertemuan puncak hari Jumat di Anchorage, Alaska, dengan mengatakan: "Di mana batas wilayah akan berada, pertanyaan tentang jaminan keamanan jangka panjang, dan dengan siapa Ukraina dapat menjalin aliansi militer."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved