Ini Sikap Resmi Indonesia atas Rencana Israel Caplok Gaza

Minggu, 10 Agustus 2025 - 07:22 WIB
loading...
A A A
2. Tuntutan agar Israel, sebagai kekuatan pendudukan, segera dan tanpa syarat mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan dalam skala besar ke Jalur Gaza—termasuk makanan, obat-obatan, dan bahan bakar—dan memastikan kebebasan operasional lembaga-lembaga bantuan dan organisasi kemanusiaan internasional, sesuai dengan hukum humaniter internasional dan prinsip-prinsip yang berlaku.

3. Dukungan atas upaya yang dilakukan oleh Republik Arab Mesir, Negara Qatar, dan Amerika Serikat untuk mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tahanan dan sandera, sebagai titik masuk kemanusiaan yang fundamental menuju de-eskalasi, mengurangi penderitaan, dan mengakhiri agresi.

4. Dimulainya segera implementasi rencana rekonstruksi Arab-Islam di Jalur Gaza, dan seruan untuk berpartisipasi aktif dalam konferensi rekonstruksi mendatang yang akan diselenggarakan di Kairo. Penolakan dan kecaman terhadap segala upaya pengusiran rakyat Palestina dari tanah mereka di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan penegasan perlunya mempertahankan status quo hukum dan sejarah di tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Yerusalem, seraya mengakui peran kunci Perwalian Hasyimiyah dalam hal ini.

5. Penegasan bahwa perdamaian yang adil dan abadi hanya dapat dicapai melalui implementasi solusi dua negara, yang menjamin terwujudnya Negara Palestina yang merdeka di garis batas 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sesuai dengandengan prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan.

6. Kami menganggap pendudukan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas genosida yang sedang berlangsung dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza, dan menyerukan kepada komunitas internasional—khususnya anggota tetap Dewan Keamanan—untuk memikul tanggung jawab hukum dan kemanusiaan mereka serta mengambil tindakan segera untuk menghentikan kebijakan agresif ilegal Israel yang bertujuan merusak prospek perdamaian yang adil dan abadi, menghilangkan cakrawala apa pun untuk implementasi solusi dua negara, dan memastikan akuntabilitas segera atas semua pelanggaran yang dilakukan oleh Israel terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional, termasuk yang merupakan genosida.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved