3 Negara Pendukung Setia Israel, Salah Satunya Mayoritas Berpenduduk Islam
Selasa, 05 Agustus 2025 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun, tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Trump menganggap kesepakatan damai antara Azerbaijan dan Armenia sebagai "prasyarat" untuk bergabung dalam perjanjian tersebut.
Kedua negara seolah-olah menyetujui persyaratan perjanjian damai pada 13 Maret — namun, segera setelah itu, Azerbaijan mengeluarkan prasyaratnya sendiri untuk penandatanganan, yang menghambat kemajuan lebih lanjut.
Berbicara tentang minyak Azerbaijan, sejak awal 1990-an, Azerbaijan telah menjadi pemain kunci dalam menstabilkan ketahanan energi Israel. Minyak yang dipasok Azerbaijan ke Israel telah menjadi elemen utama ketahanan energi Israel. Azerbaijan adalah satu-satunya negara Muslim yang mempertahankan hubungan hangat dengan Israel dan tetap menjalankan bisnis seperti biasa bahkan selama Intifada Kedua. Israel bukan satu-satunya penerima manfaat dari kemitraan ini; Azerbaijan juga merupakan pelanggan tetap produk-produk Israel.
Pada akhir 2000-an, Azerbaijan menjadi importir senjata terbesar Israel dan dalam dekade terakhir, hampir 70% impor militer Azerbaijan berasal dari Israel. Pada bulan September tahun lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan senjata lainnya, yang memastikan peningkatan bisnis bagi perusahaan-perusahaan teknologi tinggi Israel dan meningkatkan perekonomian Israel.
Azerbaijan juga telah terbukti sangat berharga bagi Israel di bidang lain: bertindak sebagai mediator antara Yerusalem dan Ankara. Bangsa Turki dan Azerbaijan memandang diri mereka sebagai satu bangsa yang hidup di dua negara (bahasa Azerbaijan adalah dialek Turki), dan Turki adalah sekutu terbesar Azerbaijan, sebagaimana Amerika Serikat adalah sekutu terbesar Israel. Hubungan dekat Azerbaijan dengan Israel dan Turki menjadikannya perantara yang sempurna bagi kedua negara ini.
Kedua negara seolah-olah menyetujui persyaratan perjanjian damai pada 13 Maret — namun, segera setelah itu, Azerbaijan mengeluarkan prasyaratnya sendiri untuk penandatanganan, yang menghambat kemajuan lebih lanjut.
Berbicara tentang minyak Azerbaijan, sejak awal 1990-an, Azerbaijan telah menjadi pemain kunci dalam menstabilkan ketahanan energi Israel. Minyak yang dipasok Azerbaijan ke Israel telah menjadi elemen utama ketahanan energi Israel. Azerbaijan adalah satu-satunya negara Muslim yang mempertahankan hubungan hangat dengan Israel dan tetap menjalankan bisnis seperti biasa bahkan selama Intifada Kedua. Israel bukan satu-satunya penerima manfaat dari kemitraan ini; Azerbaijan juga merupakan pelanggan tetap produk-produk Israel.
Pada akhir 2000-an, Azerbaijan menjadi importir senjata terbesar Israel dan dalam dekade terakhir, hampir 70% impor militer Azerbaijan berasal dari Israel. Pada bulan September tahun lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan senjata lainnya, yang memastikan peningkatan bisnis bagi perusahaan-perusahaan teknologi tinggi Israel dan meningkatkan perekonomian Israel.
Azerbaijan juga telah terbukti sangat berharga bagi Israel di bidang lain: bertindak sebagai mediator antara Yerusalem dan Ankara. Bangsa Turki dan Azerbaijan memandang diri mereka sebagai satu bangsa yang hidup di dua negara (bahasa Azerbaijan adalah dialek Turki), dan Turki adalah sekutu terbesar Azerbaijan, sebagaimana Amerika Serikat adalah sekutu terbesar Israel. Hubungan dekat Azerbaijan dengan Israel dan Turki menjadikannya perantara yang sempurna bagi kedua negara ini.
(ahm)
Lihat Juga :