Netanyahu Minta Palang Merah Bantu Sandera Israel Kurus Kering, Ini Respons Hamas
Senin, 04 Agustus 2025 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Ada kemarahan khusus di Israel atas gambar-gambar David, yang tampaknya sedang menggali apa yang dia katakan dalam video yang direkayasa itu sebagai kuburannya sendiri.
Video-video tersebut merujuk pada kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza, di mana para ahli yang dimandatkan PBB telah memperingatkan bahwa "kelaparan sedang terjadi".
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan bahwa gambar-gambar itu "mengerikan dan mengungkap kebiadaban Hamas", menyerukan pembebasan semua sandera segera dan tanpa syarat.
Kallas mengatakan dalam unggahan yang sama di X: "Hamas harus melucuti senjata dan mengakhiri kekuasaannya di Gaza". Itu juga menjadi tuntutan yang didukung awal pekan ini oleh negara-negara Arab, termasuk mediator utama Qatar dan Mesir.
"Bantuan kemanusiaan skala besar harus diizinkan untuk menjangkau mereka yang membutuhkan," lanjut Kallas.
Israel telah sangat membatasi masuknya bantuan ke Gaza, sementara badan-badan PBB, kelompok-kelompok kemanusiaan, dan analis mengatakan bahwa sebagian besar bantuan yang diizinkan masuk oleh Israel dijarah atau dialihkan dalam keadaan kacau.
Banyak warga Palestina yang putus asa terpaksa mempertaruhkan nyawa mereka untuk mencari bantuan yang didistribusikan melalui saluran-saluran yang terkendali.
Kemarin, badan pertahanan sipil Gaza mengatakan tembakan Israel menewaskan sembilan warga Palestina yang sedang menunggu untuk mengambil jatah makanan dari sebuah lokasi yang dioperasikan oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung AS dan Israel di dekat kota Rafah di selatan.
"Tentara menembaki orang-orang. Saya ada di sana, tidak ada yang mengancam pasukan Israel," kata Jabr al-Shaer, seorang saksi berusia 31 tahun, kepada AFP melalui telepon.
Tidak ada komentar dari militer Israel.
Lima orang lagi tewas di dekat lokasi bantuan GHF yang berbeda di Gaza tengah kemarin, sementara serangan Israel di tempat lain menewaskan lima orang lainnya, kata juru bicara pertahanan sipil Gaza Mahmud Bassal.
Braslavski dan David termasuk di antara 49 sandera yang ditawan di Gaza sejak serangan Hamas tahun 2023 ke Israel. Menurut militer Israel, sudah 27 sandera yang tewas.
Video-video tersebut merujuk pada kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza, di mana para ahli yang dimandatkan PBB telah memperingatkan bahwa "kelaparan sedang terjadi".
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan bahwa gambar-gambar itu "mengerikan dan mengungkap kebiadaban Hamas", menyerukan pembebasan semua sandera segera dan tanpa syarat.
Uni Eropa Minta Hamas Lucuti Senjata
Kallas mengatakan dalam unggahan yang sama di X: "Hamas harus melucuti senjata dan mengakhiri kekuasaannya di Gaza". Itu juga menjadi tuntutan yang didukung awal pekan ini oleh negara-negara Arab, termasuk mediator utama Qatar dan Mesir.
"Bantuan kemanusiaan skala besar harus diizinkan untuk menjangkau mereka yang membutuhkan," lanjut Kallas.
Israel telah sangat membatasi masuknya bantuan ke Gaza, sementara badan-badan PBB, kelompok-kelompok kemanusiaan, dan analis mengatakan bahwa sebagian besar bantuan yang diizinkan masuk oleh Israel dijarah atau dialihkan dalam keadaan kacau.
Banyak warga Palestina yang putus asa terpaksa mempertaruhkan nyawa mereka untuk mencari bantuan yang didistribusikan melalui saluran-saluran yang terkendali.
Kemarin, badan pertahanan sipil Gaza mengatakan tembakan Israel menewaskan sembilan warga Palestina yang sedang menunggu untuk mengambil jatah makanan dari sebuah lokasi yang dioperasikan oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung AS dan Israel di dekat kota Rafah di selatan.
"Tentara menembaki orang-orang. Saya ada di sana, tidak ada yang mengancam pasukan Israel," kata Jabr al-Shaer, seorang saksi berusia 31 tahun, kepada AFP melalui telepon.
Tidak ada komentar dari militer Israel.
Lima orang lagi tewas di dekat lokasi bantuan GHF yang berbeda di Gaza tengah kemarin, sementara serangan Israel di tempat lain menewaskan lima orang lainnya, kata juru bicara pertahanan sipil Gaza Mahmud Bassal.
Braslavski dan David termasuk di antara 49 sandera yang ditawan di Gaza sejak serangan Hamas tahun 2023 ke Israel. Menurut militer Israel, sudah 27 sandera yang tewas.
Lihat Juga :