Tsunami Bisa Bergerak Secepat Pesawat Komersial, Gempa Rusia Terjadi di Cincin Api Pasifik

Rabu, 30 Juli 2025 - 12:50 WIB
loading...
Tsunami Bisa Bergerak...
Gelombang tsunami akibat gempa di Rusia terlihat di pantai Jepang. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Nathan Bangs, profesor riset di Institut Geofisika Universitas Texas, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa gempa bumi di Rusia hari ini mirip dengan gempa bumi yang terjadi di Sumatra dan Jepang. Gempa di Timur Jauh Rusia memiliki kekuatan 8,8 skala Richter (SR).

"Perkiraan awal berkekuatan 8,8 skala Richter dan terjadi di sepanjang Kamchatka. Ini adalah zona subduksi yang berpotensi menghasilkan tsunami besar. Hal ini serupa dengan lokasi lain yang telah menghasilkan tsunami besar dalam beberapa tahun terakhir setelah gempa bumi, seperti Sumatra pada tahun 2004 dan Tohoku pada tahun 2011," ujar Bangs.

Gempa bumi pada tahun 2004 memicu tsunami dahsyat di Samudra Hindia pada Hari Natal, sementara gempa bumi tahun 2011 di Jepang adalah yang terkuat yang pernah tercatat di negara tersebut, dan juga menghasilkan tsunami yang mematikan.

Bangs mengatakan masih terlalu dini untuk memahami tingkat kerusakan akibat peristiwa seismik terbaru, tetapi gelombang tsunami dapat bergerak secepat pesawat komersial.

"Tsunami bergerak dengan kecepatan pesawat terbang dan mungkin belum mencapai zona bahaya potensial di Hawaii atau Pantai Barat AS. Jika peristiwa ini benar-benar menghasilkan tsunami besar, dampak tsunami mungkin masih terjadi di sekitar Pasifik," tambah Bangs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Izin Ekspor Minyak Dicabut...
Izin Ekspor Minyak Dicabut AS, Iran Siapkan Pembalasan
Rekomendasi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved