Inggris Gelar Operasi 50 Hari untuk Mempersenjatai Ukraina

Senin, 21 Juli 2025 - 19:35 WIB
loading...
Inggris Gelar Operasi...
Inggris gelar operasi 50 hari untuk mempersenjatai Ukraina. Foto/X
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris John Healey akan mendesak para pendukung Ukraina untuk meluncurkan "Upaya 50 Hari" untuk mempersenjatai Kiev. Rencana ini menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi sekunder kepada mitra dagang Rusia dalam waktu 50 hari jika tidak ada kemajuan dalam penyelesaian konflik.

Healey diperkirakan akan menyampaikan permohonan tersebut saat memimpin sesi virtual Grup Kontak Pertahanan Ukraina (UDCG) pada hari Senin. Menteri tersebut juga siap mendukung rencana Trump dan menjanjikan dukungan Inggris untuk "memperkuat perlawanan Ukraina saat ini."

"AS telah memulai tenggat waktu 50 hari bagi [Presiden Rusia Vladimir] Putin untuk menyetujui perdamaian atau menghadapi sanksi ekonomi yang melumpuhkan… Kita perlu meningkatkan upaya dengan 'upaya 50 hari' untuk mempersenjatai Ukraina di medan perang dan memaksa Putin ke meja perundingan," katanya, dilansir RT.

Awal bulan ini, Trump memberlakukan tenggat waktu gencatan senjata 50 hari terhadap Rusia, memperingatkan sanksi baru yang "sangat berat", termasuk "tarif sekunder" 100% terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia.

Ia juga mengumumkan pengiriman senjata baru ke Ukraina, dengan catatan bahwa Uni Eropa akan menanggung biayanya.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan Trump "akan dianggap oleh pihak Ukraina bukan sebagai sinyal menuju perdamaian, tetapi sebagai sinyal untuk melanjutkan perang."

Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menekankan bahwa Moskow tidak akan menyerah pada ultimatum apa pun tetapi masih terbuka untuk berunding.

Meskipun Inggris merupakan salah satu pendukung setia Ukraina, Luke Pollard, menteri angkatan bersenjata negara itu, memperingatkan musim gugur lalu tentang menipisnya persediaan senjata akibat pengiriman militer selama bertahun-tahun.

Moskow secara konsisten mengecam pengiriman senjata Barat ke Ukraina, memperingatkan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya. Moskow juga menuduh Uni Eropa dan Inggris menghambat upaya perdamaian yang sedang berlangsung.

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Sabtu menyuarakan keprihatinannya atas apa yang ia sebut sebagai menurunnya minat publik Inggris terhadap konflik Ukraina.

Ia menambahkan bahwa pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer saat ini "terganggu" oleh "banyak masalah domestik."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved