Inggris Gelar Operasi 50 Hari untuk Mempersenjatai Ukraina
Senin, 21 Juli 2025 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan Trump "akan dianggap oleh pihak Ukraina bukan sebagai sinyal menuju perdamaian, tetapi sebagai sinyal untuk melanjutkan perang."
Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menekankan bahwa Moskow tidak akan menyerah pada ultimatum apa pun tetapi masih terbuka untuk berunding.
Meskipun Inggris merupakan salah satu pendukung setia Ukraina, Luke Pollard, menteri angkatan bersenjata negara itu, memperingatkan musim gugur lalu tentang menipisnya persediaan senjata akibat pengiriman militer selama bertahun-tahun.
Moskow secara konsisten mengecam pengiriman senjata Barat ke Ukraina, memperingatkan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya. Moskow juga menuduh Uni Eropa dan Inggris menghambat upaya perdamaian yang sedang berlangsung.
Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menekankan bahwa Moskow tidak akan menyerah pada ultimatum apa pun tetapi masih terbuka untuk berunding.
Meskipun Inggris merupakan salah satu pendukung setia Ukraina, Luke Pollard, menteri angkatan bersenjata negara itu, memperingatkan musim gugur lalu tentang menipisnya persediaan senjata akibat pengiriman militer selama bertahun-tahun.
Moskow secara konsisten mengecam pengiriman senjata Barat ke Ukraina, memperingatkan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya. Moskow juga menuduh Uni Eropa dan Inggris menghambat upaya perdamaian yang sedang berlangsung.
Lihat Juga :