4 Fakta Druze yang Jadi Biang Kerok Perang Israel Vs Suriah

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:15 WIB
loading...
4 Fakta Druze yang Jadi...
Druze disebut sebagai biang kerok perang Israel dan Suriah. Foto/X/@MediterrEmpier
A A A
DAMASKUS - Druze adalah suku Arab yang beranggotakan sekitar satu juta orang dan sebagian besar tinggal di Suriah , Lebanon, dan Israel. Di Suriah selatan, daerah Druze menjadi mayoritas di provinsi Suwayda, komunitas ini terkadang terjebak di antara pasukan rezim Assad sebelumnya dan kelompok-kelompok ekstremis selama perang saudara Suriah yang berlangsung selama sepuluh tahun.

4 Fakta Druze yang Jadi Biang Kerok Perang Israel Vs Suriah

1. Berasal dari Mesir

Agama Druze merupakan cabang dari Islam Syiah dengan identitas dan keyakinannya yang unik.

Berasal dari Mesir pada abad ke-11, kelompok ini menanamkan cabang Islam yang tidak mengizinkan perpindahan agama – baik dari maupun ke agama tersebut – dan tidak mengizinkan pernikahan beda agama.

Baca Juga: 3 Alasan Israel Akan Menjadikan Suriah seperti Lebanon

2. Memiliki Posisi yang Rentan di Suriah

Di Suriah, komunitas Druze berkumpul di sekitar tiga provinsi utama yang dekat dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel di negara bagian selatan itu.

Melansir BBC, mereka secara historis menempati posisi yang rentan dalam tatanan politik Suriah. Separuh dari sekitar satu juta pengikutnya tinggal di Suriah, di mana mereka merupakan sekitar 3% dari populasi, sementara terdapat komunitas yang lebih kecil di Lebanon, Israel, dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

3. Tinggal di Dataran Tinggi Golan yang Diduduki Israel

Melansir CNN, lebih dari 20.000 orang Druze tinggal di Dataran Tinggi Golan, sebuah dataran tinggi strategis yang direbut Israel dari Suriah selama Perang Enam Hari pada tahun 1967, sebelum secara resmi mencaploknya pada tahun 1981. Druze berbagi wilayah tersebut dengan sekitar 25.000 pemukim Yahudi, yang tersebar di lebih dari 30 wilayah.

Sebagian besar Druze yang tinggal di Golan mengidentifikasi diri sebagai warga Suriah dan menolak tawaran kewarganegaraan Israel ketika Israel merebut wilayah tersebut. Mereka yang menolak diberikan kartu penduduk Israel tetapi tidak dianggap sebagai warga negara Israel.

4. Ribuan Suku Druze Jadi Warga Israel

Melansir Al Jazeera, diperkirakan 150.000 Druze di Israel memiliki kewarganegaraan. Mereka sebagian besar mengidentifikasi diri dengan Israel dan diwajibkan militer Israel dengan istilah "perjanjian darah" yang sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara Druze Israel dan Yahudi Israel. Sebagai bagian dari ini, banyak Druze telah berjuang untuk Israel dalam perang-perangnya melawan negara-negara tetangga Arab dan Palestina.

Di Israel, beberapa anggota minoritas ini duduk di Knesset. Banyak Druze juga telah mencapai posisi tinggi di militer.

Terlepas dari pengabdian komunitas ini kepada Israel, Druze termasuk di antara para pengkritik paling keras terhadap undang-undang negara-bangsa tahun 2018. Puluhan ribu warga Druze berunjuk rasa di Tel Aviv untuk mengecam undang-undang yang mendefinisikan Israel sebagai “negara bangsa” bagi orang-orang Yahudi, dengan alasan undang-undang tersebut menempatkan komunitas mereka pada status warga negara kelas dua.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rebut Kastil Beaufort,...
Rebut Kastil Beaufort, Mesir Minta Israel Mundur dari Lebanon
Militer Israel Umumkan...
Militer Israel Umumkan Operasi Skala Besar di Lebanon Selatan, 1 Tentara Zionis Tewas
Hizbullah Serang Pasukan...
Hizbullah Serang Pasukan Israel, Beri Sinyal Strategi Baru di Lebanon Selatan
Tentara Israel Gunakan...
Tentara Israel Gunakan Peti Mati sebagai Alat Penyiksaan pada Tahanan Palestina
Kecam Israel, Menlu...
Kecam Israel, Menlu 8 Negara Muslim Desak Perlindungan Status Quo Situs Suci Islam dan Kristen di Al-Aqsa
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved