Inggris dan Prancis Luncurkan Pakta Senjata Nuklir Baru, Rusia Waspada
Jum'at, 11 Juli 2025 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ia menolak anggapan bahwa pakta tersebut terkait dengan rencana koalisi untuk mendukung Ukraina jika terjadi gencatan senjata dengan Rusia.
London dan Paris juga telah berkomitmen memperluas unit-unit yang dapat dikerahkan bersama dan menggerakkan mereka menuju kesiapan tempur penuh untuk mencegah atau melawan musuh potensial.
Inggris diperkirakan memiliki sekitar 225 hulu ledak nuklir, sementara Prancis memiliki sekitar 290, menurut data dari Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm.
Sebagai perbandingan, baik AS maupun Rusia memiliki lebih dari 5.000 hulu ledak.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov memperingatkan Moskow tidak dapat mengabaikan potensi gabungan Inggris dan Prancis sebagai sekutu NATO terdekat Washington.
“Semua ini sesuai dengan, sejujurnya, kanvas umum anti-Rusia dari kebijakan NATO… Setelah interaksi semacam itu diformalkan dan diletakkan di atas fondasi yang stabil dan kokoh, kami akan mempertimbangkan hal ini tidak hanya secara politis, tetapi juga dalam perencanaan militer kami,” ujar Ryabkov kepada harian bisnis RBK.
London dan Paris juga telah berkomitmen memperluas unit-unit yang dapat dikerahkan bersama dan menggerakkan mereka menuju kesiapan tempur penuh untuk mencegah atau melawan musuh potensial.
Inggris diperkirakan memiliki sekitar 225 hulu ledak nuklir, sementara Prancis memiliki sekitar 290, menurut data dari Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm.
Sebagai perbandingan, baik AS maupun Rusia memiliki lebih dari 5.000 hulu ledak.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov memperingatkan Moskow tidak dapat mengabaikan potensi gabungan Inggris dan Prancis sebagai sekutu NATO terdekat Washington.
“Semua ini sesuai dengan, sejujurnya, kanvas umum anti-Rusia dari kebijakan NATO… Setelah interaksi semacam itu diformalkan dan diletakkan di atas fondasi yang stabil dan kokoh, kami akan mempertimbangkan hal ini tidak hanya secara politis, tetapi juga dalam perencanaan militer kami,” ujar Ryabkov kepada harian bisnis RBK.
Lihat Juga :