Rekaman Donald Trump Bocor: 'Saya Akan Mengebom Habis-habisan Moskow!'
Kamis, 10 Juli 2025 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Trump melontarkan ancaman tersebut dalam serangkaian penggalangan dana saat dia berkampanye untuk pemilihan kembali tahun lalu. Rekaman audio yang bocor dipublikasikan oleh CNN setelah diperoleh oleh para penulis buku yang akan terbit yang mengisahkan kembalinya Trump ke tampuk kekuasaan.
Komentar tersebut menggemakan klaim yang telah berulang kali dilontarkan Trump di depan umum, termasuk bahwa dia mencegah perang dimulai selama masa jabatan pertamanya dan akan melakukannya seandainya dia memenangkan pemilu 2020.
"Jika saya presiden, perang ini tidak akan pernah terjadi," klaimnya beberapa kali, termasuk pada KTT G7 di Kanada bulan lalu.
Pada bulan Oktober tahun lalu, dia mengatakan telah memperingatkan Putin untuk tidak menginvasi Ukraina.
Berbicara kepada Wall Street Journal, dia mengklaim telah berkata: "'Saya akan menyerang Anda tepat di tengah-tengah Moskow sialan ini'. Saya berkata, 'Kita berteman. Saya tidak ingin melakukannya, tetapi saya tidak punya pilihan'. Dia menjawab, 'Tidak mungkin'. Saya berkata, 'Tentu'."
Namun, Trump semakin frustrasi karena upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina dan Gaza tampaknya terhenti.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meninggalkan Gedung Putih pada hari Selasa tanpa mengumumkan bahwa gencatan senjata di Gaza telah tercapai.
Komentar tersebut menggemakan klaim yang telah berulang kali dilontarkan Trump di depan umum, termasuk bahwa dia mencegah perang dimulai selama masa jabatan pertamanya dan akan melakukannya seandainya dia memenangkan pemilu 2020.
"Jika saya presiden, perang ini tidak akan pernah terjadi," klaimnya beberapa kali, termasuk pada KTT G7 di Kanada bulan lalu.
Pada bulan Oktober tahun lalu, dia mengatakan telah memperingatkan Putin untuk tidak menginvasi Ukraina.
Berbicara kepada Wall Street Journal, dia mengklaim telah berkata: "'Saya akan menyerang Anda tepat di tengah-tengah Moskow sialan ini'. Saya berkata, 'Kita berteman. Saya tidak ingin melakukannya, tetapi saya tidak punya pilihan'. Dia menjawab, 'Tidak mungkin'. Saya berkata, 'Tentu'."
Namun, Trump semakin frustrasi karena upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina dan Gaza tampaknya terhenti.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meninggalkan Gedung Putih pada hari Selasa tanpa mengumumkan bahwa gencatan senjata di Gaza telah tercapai.
Lihat Juga :