Jenderal AS: Sistem Rudal Canggih THAAD Beroperasi Penuh di Arab Saudi
Jum'at, 04 Juli 2025 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Selama di Arab Saudi, Kurilla juga bertemu dengan kepala staf Angkatan Bersenjata Yaman. Keduanya membahas ancaman regional dan upaya untuk mempertahankan kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.
Bulan lalu, Departemen Luar Negeri menyetujui penjualan rudal dan senjata canggih senilai USD3,5 miliar ke Arab Saudi. Perjanjian tersebut melibatkan penjualan 1.000 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan 50 bagian pemandu AIM-120C-8 AMRAAM ke Kerajaan Arab Saudi.
Washington juga menyetujui penjualan sistem senjata berpemandu presisi ke Arab Saudi pada bulan Maret.
Kepala CENTCOM yang akan segera pensiun itu juga singgah di Qatar, Yordania, Israel, dan Yunani untuk mengunjungi anggota angkatan bersenjata AS yang terlibat dalam pembelaan pasukan dan kepentingan AS di seluruh kawasan.
Kurilla mengunjungi Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar untuk mengunjungi pasukan AS yang menembak jatuh rudal balistik yang menargetkan pangkalan itu, yang diluncurkan oleh Iran sebagai balasan atas pengeboman Amerika terhadap tiga situs nuklir Iran.
Di Yordania, Kurilla bertemu dengan pasukan AS dan pejabat militer senior Yordania. Dia memuji Angkatan Bersenjata Yordania yang terus menjadi mitra strategis yang teguh dan cakap untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Jenderal AS itu pergi ke Israel pada 2 Juli untuk mengunjungi anggota angkatan bersenjata AS yang ditempatkan di sana untuk membela warga negara AS dan negara Israel.
Bulan lalu, Departemen Luar Negeri menyetujui penjualan rudal dan senjata canggih senilai USD3,5 miliar ke Arab Saudi. Perjanjian tersebut melibatkan penjualan 1.000 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan 50 bagian pemandu AIM-120C-8 AMRAAM ke Kerajaan Arab Saudi.
Washington juga menyetujui penjualan sistem senjata berpemandu presisi ke Arab Saudi pada bulan Maret.
Kepala CENTCOM yang akan segera pensiun itu juga singgah di Qatar, Yordania, Israel, dan Yunani untuk mengunjungi anggota angkatan bersenjata AS yang terlibat dalam pembelaan pasukan dan kepentingan AS di seluruh kawasan.
Kurilla mengunjungi Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar untuk mengunjungi pasukan AS yang menembak jatuh rudal balistik yang menargetkan pangkalan itu, yang diluncurkan oleh Iran sebagai balasan atas pengeboman Amerika terhadap tiga situs nuklir Iran.
Di Yordania, Kurilla bertemu dengan pasukan AS dan pejabat militer senior Yordania. Dia memuji Angkatan Bersenjata Yordania yang terus menjadi mitra strategis yang teguh dan cakap untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Jenderal AS itu pergi ke Israel pada 2 Juli untuk mengunjungi anggota angkatan bersenjata AS yang ditempatkan di sana untuk membela warga negara AS dan negara Israel.
Lihat Juga :