14 Menteri Israel Desak Netanyahu Caplok Tepi Barat, Arab Saudi Marah
Kamis, 03 Juli 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kerajaan Arab Saudi menecam keras seruan pencaplokan Tepi Barat oleh Israel.
“Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman Kerajaan Arab Saudi atas pernyataan yang dibuat oleh seorang pejabat dari otoritas pendudukan Israel yang menyerukan penerapan kedaulatan atas Tepi Barat di Palestina, yang melanggar resolusi legitimasi internasional,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, yang dilansir Al Arabiya English, Kamis (3/7/2025).
Pemerintah Israel menyetujui lebih dari 20 pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat yang diduduki bulan lalu. Israel merebut wilayah tersebut pada tahun 1967 selama Perang Enam Hari, tetapi tidak pernah secara resmi mencaploknya.
Riyadh menegaskan kembali penolakan tegasnya terhadap segala upaya untuk memperluas pemukiman di tanah Palestina.
"Kerajaan menegaskan kembali dukungan penuhnya bagi rakyat Palestina dalam memperjuangkan hak-hak mereka yang sah, sesuai dengan resolusi legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab, termasuk pendirian negara Palestina yang merdeka di sepanjang perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, yang merupakan posisi Kerajaan yang tegas dan tidak tergoyahkan," imbuh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
“Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman Kerajaan Arab Saudi atas pernyataan yang dibuat oleh seorang pejabat dari otoritas pendudukan Israel yang menyerukan penerapan kedaulatan atas Tepi Barat di Palestina, yang melanggar resolusi legitimasi internasional,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, yang dilansir Al Arabiya English, Kamis (3/7/2025).
Pemerintah Israel menyetujui lebih dari 20 pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat yang diduduki bulan lalu. Israel merebut wilayah tersebut pada tahun 1967 selama Perang Enam Hari, tetapi tidak pernah secara resmi mencaploknya.
Riyadh menegaskan kembali penolakan tegasnya terhadap segala upaya untuk memperluas pemukiman di tanah Palestina.
"Kerajaan menegaskan kembali dukungan penuhnya bagi rakyat Palestina dalam memperjuangkan hak-hak mereka yang sah, sesuai dengan resolusi legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab, termasuk pendirian negara Palestina yang merdeka di sepanjang perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, yang merupakan posisi Kerajaan yang tegas dan tidak tergoyahkan," imbuh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
(mas)
Lihat Juga :