Dulunya, Sunni Mendominasi Iran, Kenapa Saat Ini Syiah Justru Jadi Mayoritas?

Kamis, 03 Juli 2025 - 03:45 WIB
loading...
Dulunya, Sunni Mendominasi...
Sunni di Iran dulunya adalah mayoritas, tapi kini jadi minoritas. Foto/X/@khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Pemandangan keagamaan Iran telah berubah drastis selama berabad-abad, berevolusi dari benteng Sunni menjadi pusat Islam Syiah. Transformasi ini didorong oleh peristiwa sejarah utama, termasuk penyebaran Islam yang cepat setelah kematian Nabi Muhammad (saw), jatuhnya Kekaisaran Persia, dan bangkitnya Dinasti Safawi.

Pergeseran ini tidak hanya mendefinisikan ulang identitas keagamaan Iran tetapi juga menjadikan Persia sebagai kontributor penting bagi Zaman Keemasan Islam.

Dulunya, Sunni Mendominasi Iran, Kenapa Saat Ini Syiah Justru Jadi Mayoritas?

1. Bangkitnya Islam dan Penaklukan Persia

Melansir Islam City, setelah wafatnya Nabi Muhammad (saw) pada tahun 632, umat Islam mulai berkembang pesat dari Jazirah Arab. Mereka secara bersamaan melancarkan serangan terhadap Kekaisaran Romawi dan Persia, dua kekuatan terbesar saat itu.

Sementara Kekaisaran Romawi berhasil bertahan selama 800 tahun lagi, Kekaisaran Persia jatuh jauh lebih cepat. Sebuah wabah baru-baru ini menghancurkan Persia, melemahkan kekaisaran. Setelah hanya dua pertempuran besar, kerajaan Persia runtuh, dan selama 50 tahun berikutnya, wilayah Persia yang tersisa diserap ke dalam Kekhalifahan Muslim.

Baca Juga: Tundukkan Israel dan AS, Iran Makin Digdaya

2. Peralihan Lambat ke Islam

Meskipun berada di bawah kendali Muslim, masyarakat Persia pada awalnya sebagian besar tidak berubah. Struktur pemerintahan dipertahankan, dan budaya serta bahasa Persia terus berkembang.

Mayoritas orang Persia mempertahankan kepercayaan Zoroaster mereka selama beberapa abad, bahkan ketika misionaris Muslim mulai perlahan-lahan mengubah penduduk. Orang-orang yang pertama kali masuk Islam adalah para pengrajin dan buruh yang merasa dikucilkan oleh masyarakat Zoroaster mereka.

Seiring berjalannya waktu, banyak orang Persia menemukan kesamaan antara kepercayaan mereka dan Islam, yang mengarah pada perubahan agama secara bertahap. Butuh waktu sekitar 300 tahun bagi Persia untuk menjadi negara dengan mayoritas Muslim.

3. Kontribusi Persia pada Zaman Keemasan Islam

Ketika Persia memeluk Islam, negara itu memberikan kontribusi yang signifikan bagi dunia Islam. Orang Persia, dengan warisan mereka yang kaya dalam sains, filsafat, matematika, dan kedokteran, menjadi tokoh-tokoh penting dalam Zaman Keemasan Islam.

Banyak ulama paling terkenal dalam sejarah Islam, seperti Abu Hanifah, Imam Bukhari, dan Imam Muslim, adalah keturunan Persia. Persia menjadi pusat ilmu pengetahuan, dengan sumber daya yang signifikan yang dikhususkan untuk menerjemahkan teks-teks kuno dan membangun perpustakaan yang luas, khususnya di ibu kota Baghdad.

Periode ini menyaksikan perpaduan pengaruh Arab, Persia, Kurdi, dan Turki, yang mengarah ke era perkembangan ilmiah dan budaya yang luar biasa.

4. Kemunduran dan Transformasi Kekaisaran Persia

Melansir Islam City, pada pertengahan tahun 1200-an, Kekaisaran Mongol melanda Asia Tengah, meninggalkan kehancuran. Bangsa Mongol menaklukkan Baghdad pada tahun 1258, mengakhiri Zaman Keemasan Islam.

Namun, pada tahun 1300-an, kekaisaran Muslim baru muncul: Ilkhanat di Timur, keturunan bangsa Mongol, dan Kekaisaran Ottoman di Barat, keturunan bangsa Turki. Kedua kekaisaran ini bersaing untuk menguasai Timur Tengah, yang akhirnya mengarah pada pembagian wilayah antara Anatolia dan Persia.

5. Dinasti Safawiyah dan Konversi ke Syiah

Melansir Islam City, Dinasti Safawiyah, yang naik ke tampuk kekuasaan pada awal tahun 1500-an, menandai titik balik dalam sejarah Persia. Shah Ismail, pendiri Kekaisaran Safawiyah, memulai kampanye untuk mengubah Persia dari Sunni menjadi Syiah.

Ulama Sunni dipaksa untuk pindah agama, melarikan diri, atau menghadapi eksekusi, sementara ulama Syiah didatangkan untuk mendirikan ordo keagamaan baru. Masjid-masjid Sunni dihancurkan, dan tempat-tempat suci dan lembaga-lembaga Syiah didirikan. Kampanye ini sebagian dimotivasi oleh permusuhan pribadi Shah Ismail terhadap Sunni dan sebagian lagi oleh keinginannya untuk melawan pengaruh Kekaisaran Ottoman Sunni.

6. Warisan Syiah di Iran

Pada akhir era Safawiyah pada tahun 1722, sebagian besar orang di Iran dan Azerbaijan modern telah menganut Syiah Dua Belas. Namun, beberapa komunitas Sunni berhasil bertahan hidup di daerah-daerah terpencil atau perbatasan.

Saat ini, sekitar 5% penduduk Iran tetap beragama Sunni, bersama dengan 40% penduduk Azerbaijan. Warisan ini mencerminkan sejarah kompleks suatu wilayah yang pernah menjadi benteng Islam Sunni.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved