Pil Narkoba Ditemukan dalam Bantuan Pangan yang Didukung AS di Gaza

Sabtu, 28 Juni 2025 - 13:47 WIB
loading...
Pil Narkoba Ditemukan...
Pil narkoba ditemukan dalam bantuan yang didukung AS dan Israel di Gaza. Foto/instagram
A A A
GAZA - Kantor media pemerintah Gaza pada hari Jumat (27/6/2025) mengecam penemuan pil oksikodon yang dilaporkan ditemukan dalam kantong tepung yang didistribusikan pusat bantuan "Amerika-Israel".

"Sejauh ini kami telah mendokumentasikan empat kesaksian dari warga yang menemukan pil ini di dalam kantong tepung," ujar kantor media Gaza.

Kantor itu memperingatkan, "Kemungkinan beberapa zat narkotika ini sengaja digiling atau dilarutkan dalam tepung itu sendiri."

Oksikodon adalah opioid yang dimaksudkan untuk mengobati nyeri parah dan jangka panjang, yang sering diresepkan untuk pasien kanker.

Obat ini sangat adiktif dan dapat memiliki efek yang mengancam jiwa, termasuk komplikasi pernapasan dan halusinasi.

Pernyataan kantor media tersebut muncul setelah beberapa unggahan media sosial membagikan gambar pil yang konon ditemukan dalam kantong tepung di Gaza.

Apoteker Palestina Omar Hamad menggambarkan penemuan pil tersebut sebagai "bentuk genosida yang paling keji".

Khalil Mazen Abu Nada, dokter Palestina di Gaza, juga mengunggah tentang obat tersebut di Facebook, dan menggambarkannya sebagai "sarana untuk melenyapkan kesadaran sosial kita".

Kantor media pemerintah Gaza mengatakan, “Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan keji ini, yaitu menyebarkan kecanduan dan menghancurkan tatanan sosial Palestina dari dalam."

Kantor tersebut juga mengecam "eksploitasi blokade oleh militer Israel untuk menyelundupkan zat-zat ini sebagai 'bantuan dan asistensi'", dan menggambarkan pusat-pusat bantuan yang dioperasikan Israel dan Amerika sebagai "perangkap maut".

Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), organisasi kontroversial AS-Israel yang mengoperasikan titik-titik bantuan di Gaza, telah dikecam secara luas oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia karena kurangnya transparansi dan akuntabilitas.

Pada hari Rabu, 15 kelompok hak asasi manusia dan hukum menyerukan penangguhan GHF karena perannya dalam melemahkan organisasi kemanusiaan internasional dan mendorong "pemindahan paksa warga Palestina di Gaza, yang dapat dianggap sebagai keterlibatan dalam kejahatan menurut hukum internasional, termasuk kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, atau genosida."

Otoritas kesehatan Gaza telah melaporkan 516 warga Palestina telah dibunuh pasukan Israel di dekat lokasi bantuan dalam bulan terakhir operasi GHF.

Pada hari Jumat, Haaretz melaporkan tentara Israel mengakui menembak dan membunuh warga Palestina yang tidak bersenjata secara langsung di lokasi pengumpulan bantuan yang dioperasikan GHF.

Baca juga: Memanas Lagi, Menhan Israel Instruksikan Militer Siapkan Rencana Aksi Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved