Perang Mencekam! Israel Serang Situs Migas South Pars, Iran Gempur Kilang Minyak Haifa
Minggu, 15 Juni 2025 - 05:47 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, puluhan rudal Iran menghantam kilang minyak dan pelabuhan Haifa pada Sabtu malam. Menurut laporan Tasnim News, Haifa adalah target utama operasi militer Teheran.
Media Iran lainnya merilis rekaman video yang menunjukkan dampak langsung pada fasilitas pelabuhan dan infrastruktur minyak utama Israel tersebut.
Sebagai respons, otoritas Zionis Israel menginstruksikan penduduk di Israel utara dan tengah untuk pindah ke tempat perlindungan dan tetap di sana hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sistem pertahanan udara juga diaktifkan, terlibat secara realtime mencegat proyektil yang masuk.
Media Israel melaporkan dua korban tewas dan 14 orang cedera, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, akibat serangan tersebut. Laporan awal juga menunjukkan kemungkinan kebocoran bahan berbahaya di Pelabuhan Haifa. Belum ada rincian resmi yang muncul mengenai tingkat kerusakan sepenuhnya.
Aksi saling serang ini terjadi kurang dari 48 jam setelah pesawat tempur Israel menyerang fasilitas nuklir dan militer di dalam Iran, menewaskan komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan para ilmuwan nuklir terkemuka, serta menimbulkan kerusakan pada infrastruktur di Natanz dan Isfahan.
Times of Israel pada Hari Minggu melaporkan bahwa Iran pada Sabtu malam meluncurkan rentetan puluhan rudal balistik ke Israel, dengan satu rudal menghantam kota Tamra, sebelah timur Haifa, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya tujuh orang lainnya.
Media Iran lainnya merilis rekaman video yang menunjukkan dampak langsung pada fasilitas pelabuhan dan infrastruktur minyak utama Israel tersebut.
Sebagai respons, otoritas Zionis Israel menginstruksikan penduduk di Israel utara dan tengah untuk pindah ke tempat perlindungan dan tetap di sana hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sistem pertahanan udara juga diaktifkan, terlibat secara realtime mencegat proyektil yang masuk.
Media Israel melaporkan dua korban tewas dan 14 orang cedera, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, akibat serangan tersebut. Laporan awal juga menunjukkan kemungkinan kebocoran bahan berbahaya di Pelabuhan Haifa. Belum ada rincian resmi yang muncul mengenai tingkat kerusakan sepenuhnya.
Aksi saling serang ini terjadi kurang dari 48 jam setelah pesawat tempur Israel menyerang fasilitas nuklir dan militer di dalam Iran, menewaskan komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan para ilmuwan nuklir terkemuka, serta menimbulkan kerusakan pada infrastruktur di Natanz dan Isfahan.
Times of Israel pada Hari Minggu melaporkan bahwa Iran pada Sabtu malam meluncurkan rentetan puluhan rudal balistik ke Israel, dengan satu rudal menghantam kota Tamra, sebelah timur Haifa, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya tujuh orang lainnya.
Lihat Juga :