Bukan Lagi AS, Rakyat Rusia Kini Anggap Jerman Musuh Nomor Satu
Senin, 09 Juni 2025 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
Menurut hasil suvei, 55 persen warga Rusia menganggap Jerman musuh nomor satu, 49 persen memandang Inggris, dan 43 persen memandang Ukraina sebagai musuh utama.
Perubahan persepsi ini terjadi setelah pelantikan Trump pada bulan Januari setelah janji kampanye untuk segera mengakhiri perang di Ukraina. Pada bulan Maret, dukungan Rusia terhadap AS meningkat dua kali lipat, menurut Levada Center yang dilansir The Moscow Times, Senin (9/6/2025).
Media pemerintah Rusia dalam beberapa bulan terakhir menggambarkan Trump sebagai pemimpin pragmatis yang terbuka untuk berdialog dengan Moskow. Pada saat yang sama, sikap Rusia terhadap AS secara historis berfluktuasi dalam menanggapi peristiwa global.
Pada tahun 2008, setelah perang Rusia-Georgia, penilaian terhadap AS di antara orang Rusia anjlok karena pemerintahan Bush mengutuk tindakan Moskow dan mengirim bantuan kemanusiaan ke Georgia. Namun, sentimen positif kemudian bangkit kembali, mencapai puncaknya pada 63% tiga tahun kemudian, menurut Levada Center.
Penurunan serupa terjadi setelah aneksasi Crimea tahun 2014 dan dukungan Rusia terhadap separatis di Ukraina timur, setelah itu AS menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.
Perubahan persepsi ini terjadi setelah pelantikan Trump pada bulan Januari setelah janji kampanye untuk segera mengakhiri perang di Ukraina. Pada bulan Maret, dukungan Rusia terhadap AS meningkat dua kali lipat, menurut Levada Center yang dilansir The Moscow Times, Senin (9/6/2025).
Media pemerintah Rusia dalam beberapa bulan terakhir menggambarkan Trump sebagai pemimpin pragmatis yang terbuka untuk berdialog dengan Moskow. Pada saat yang sama, sikap Rusia terhadap AS secara historis berfluktuasi dalam menanggapi peristiwa global.
Pada tahun 2008, setelah perang Rusia-Georgia, penilaian terhadap AS di antara orang Rusia anjlok karena pemerintahan Bush mengutuk tindakan Moskow dan mengirim bantuan kemanusiaan ke Georgia. Namun, sentimen positif kemudian bangkit kembali, mencapai puncaknya pada 63% tiga tahun kemudian, menurut Levada Center.
Penurunan serupa terjadi setelah aneksasi Crimea tahun 2014 dan dukungan Rusia terhadap separatis di Ukraina timur, setelah itu AS menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.
Lihat Juga :