Profil Noam Chomsky, Intelektual yang Bongkar Peran AS dalam Operasi Anti-Komunis di Indonesia

Senin, 02 Juni 2025 - 13:14 WIB
loading...
A A A
Chomsky dikenal sebagai "Bapak Linguistik Modern" berkat teorinya tentang tata bahasa generatif yang merevolusi studi bahasa. Selain kontribusinya dalam linguistik, Chomsky juga aktif mengkritik kebijakan luar negeri AS, terutama yang berkaitan dengan intervensi militer di berbagai negara.

Kritik Chomsky atas Intervensi AS di Indonesia


Chomsky secara konsisten menyoroti peran Amerika Serikat dalam mendukung operasi rahasia di Indonesia. Dalam berbagai tulisan dan wawancaranya, dia mengungkap bagaimana AS, melalui Badan Intelijen Pusat (CIA), terlibat dalam upaya menggulingkan pemerintahan Presiden Sukarno yang dianggap terlalu dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Salah satu contoh konkret adalah dukungan CIA terhadap pemberontakan PRRI dan Permesta pada akhir 1950-an. CIA memberikan bantuan berupa senjata, pelatihan, dan dukungan logistik kepada kelompok-kelompok anti-komunis.

Salah satu insiden terkenal adalah penangkapan pilot CIA, Allen Pope, yang pesawatnya ditembak jatuh oleh tentara Indonesia di Ambon pada 1958. Penangkapan ini menjadi bukti nyata keterlibatan langsung AS dalam konflik internal Indonesia.

Analisis Chomsky tentang Media dan Propaganda


Dalam bukunya "Manufacturing Consent", yang ditulis bersama Edward S Herman, Chomsky membahas bagaimana media massa di AS sering kali berperan sebagai alat propaganda yang mendukung kepentingan elite politik dan ekonomi. Menurut The New Yorker, dia menyoroti bagaimana kekerasan yang dilakukan oleh sekutu AS, seperti Indonesia, sering kali diabaikan atau dibenarkan oleh media, sementara kekerasan oleh musuh AS mendapat sorotan tajam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved