Eks PM Israel Sebut Netanyahu Cs Geng Penjahat yang Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Senin, 02 Juni 2025 - 09:06 WIB
loading...
Eks PM Israel Sebut...
Mantan PM Israel Ehud Olmert sebut PM Benjamin Netanyahu dan sekelompok pejabat di kabinetnya sebagai penjahat perang di Gaza. Foto/GPO/Kobi Gideon
A A A
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Ehud Olmert terang-terangan menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan sekelompok pejabat di kabinetnya sebagai geng penjahat. Menurutnya, mereka sudah jelas melakukan kejahatan perang terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Komentar Olmert muncul selama wawancara dengan Fareed Zakaria dari CNN di acara GPS, di mana mantan pemimpin Israel tersebut membahas artikel opini terbaru yang ditulisnya untuk surat kabar Haaretz yang berjudul: "Enough Is Enough. Israel Is Committing War Crimes [Sudah Cukup. Israel Melakukan Kejahatan Perang]."

"Apa yang dilakukan Netanyahu, dan sekelompok penjahat, yang merupakan bagian dari kabinetnya, memecah belah masyarakat Israel," kata Olmert.

Baca Juga: Menhan Zionis: Kami Akan Membangun Negara Yahudi Israel di Tepi Barat

Olmert mengatakan bahwa penting bagi masyarakat internasional untuk mengetahui bahwa para pemimpin Israel saat ini bukanlah "suara" negaranya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Newsweek untuk mengomentari pernyataan Olmert.

Komentar pedas dari mantan pemimpin Israel tersebut penting, terutama karena sejalan dengan banyaknya kritik internasional dan domestik atas tindakan pemerintah saat ini terhadap warga Palestina.

Olmert menjabat sebagai perdana menteri Israel dari tahun 2006 hingga 2009, dan sebelumnya menjabat sebagai wakil perdana menteri dan wali kota Yerusalem.

"Negara Israel tidak pernah melancarkan perang seperti ini sejak berdiri," tulis Olmert dalam artikelnya di Haaretz.

"Geng penjahat yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu telah membuat preseden yang tak tertandingi dalam sejarah Israel di bidang ini," lanjut dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved