Beijing Marah karena AS Akan Cabut Visa Mahasiswa China Secara Agresif
Jum'at, 30 Mei 2025 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
"Yang bisa saya lakukan sekarang adalah menunggu dan berharap yang terbaik."
Trump sangat marah pada Harvard karena menolak desakan pemerintahannya untuk mengawasi penerimaan dan perekrutan, di tengah klaim presiden bahwa kampus tersebut merupakan sarang anti-Semitisme dan ideologi liberal yang "bangkit".
Seorang hakim menghentikan sementara perintah untuk melarang mahasiswa asing sambil menunggu sidang yang dijadwalkan pada hari Kamis, hari yang sama dengan upacara wisuda universitas yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa dan keluarga mereka di Cambridge, Massachusetts.
Gedung Putih juga telah mencabut dana federal untuk penelitian dari Harvard, serta universitas AS lainnya yang secara luas dianggap sebagai salah satu universitas paling elite di dunia.
"Presiden lebih tertarik memberikan uang pembayar pajak itu kepada sekolah dan program perdagangan serta sekolah negeri tempat mereka mempromosikan nilai-nilai Amerika, tetapi yang terpenting, mendidik generasi berikutnya berdasarkan keterampilan yang kita butuhkan dalam ekonomi dan masyarakat kita," kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, seperti dikutip Reuters, Jumat (30/5/2025).
Beberapa mahasiswa Harvard khawatir bahwa kebijakan pemerintahan Trump akan membuat universitas-universitas AS kurang menarik bagi mahasiswa internasional.
"Saya tidak tahu apakah saya akan menempuh pendidikan doktor di sini. Enam tahun adalah waktu yang lama," kata Jack, mahasiswa sejarah kedokteran dari Inggris yang akan lulus minggu ini dan hanya menyebutkan nama depannya.
Universitas Harvard telah mengajukan gugatan hukum yang luas terhadap tindakan Trump.
Protes di Universitas Harvard
Trump sangat marah pada Harvard karena menolak desakan pemerintahannya untuk mengawasi penerimaan dan perekrutan, di tengah klaim presiden bahwa kampus tersebut merupakan sarang anti-Semitisme dan ideologi liberal yang "bangkit".
Seorang hakim menghentikan sementara perintah untuk melarang mahasiswa asing sambil menunggu sidang yang dijadwalkan pada hari Kamis, hari yang sama dengan upacara wisuda universitas yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa dan keluarga mereka di Cambridge, Massachusetts.
Gedung Putih juga telah mencabut dana federal untuk penelitian dari Harvard, serta universitas AS lainnya yang secara luas dianggap sebagai salah satu universitas paling elite di dunia.
"Presiden lebih tertarik memberikan uang pembayar pajak itu kepada sekolah dan program perdagangan serta sekolah negeri tempat mereka mempromosikan nilai-nilai Amerika, tetapi yang terpenting, mendidik generasi berikutnya berdasarkan keterampilan yang kita butuhkan dalam ekonomi dan masyarakat kita," kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, seperti dikutip Reuters, Jumat (30/5/2025).
Beberapa mahasiswa Harvard khawatir bahwa kebijakan pemerintahan Trump akan membuat universitas-universitas AS kurang menarik bagi mahasiswa internasional.
"Saya tidak tahu apakah saya akan menempuh pendidikan doktor di sini. Enam tahun adalah waktu yang lama," kata Jack, mahasiswa sejarah kedokteran dari Inggris yang akan lulus minggu ini dan hanya menyebutkan nama depannya.
Universitas Harvard telah mengajukan gugatan hukum yang luas terhadap tindakan Trump.
(mas)
Lihat Juga :