Apa Pun Risikonya, Israel Serius Menarget Fasilitas Nuklir Iran
Rabu, 21 Mei 2025 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump menghancurkan perjanjian yang didukung PBB tahun 2015 tentang program nuklir Iran selama masa jabatan pertamanya. Ia menuduh Teheran diam-diam melanggar kesepakatan tersebut dan memberlakukan kembali sanksi.
Iran menanggapi dengan mencabut kepatuhannya sendiri terhadap kesepakatan tersebut dan mempercepat pengayaan uraniumnya.
Sejak kembali ke Gedung Putih, Trump telah menekan Teheran untuk membuat perjanjian baru dan bahkan mengancam akan mengebom negara itu jika kesepakatan tidak tercapai.
Iran dan Israel saling serang pada bulan April dan Oktober tahun lalu, yang menandai eskalasi paling dramatis antara kedua rival regional tersebut.
Awal tahun ini, Israel dilaporkan mengusulkan "kampanye pengeboman yang luas" untuk melumpuhkan fasilitas nuklir Iran, menurut New York Times, tetapi Trump menolak untuk mendukungnya, dan memilih untuk menempuh jalur diplomasi.
Sejak saat itu, menurut Reuters, Yerusalem Barat telah mempertimbangkan "serangan yang lebih terbatas" yang hanya memerlukan sedikit dukungan AS.
Iran menanggapi dengan mencabut kepatuhannya sendiri terhadap kesepakatan tersebut dan mempercepat pengayaan uraniumnya.
Sejak kembali ke Gedung Putih, Trump telah menekan Teheran untuk membuat perjanjian baru dan bahkan mengancam akan mengebom negara itu jika kesepakatan tidak tercapai.
Iran dan Israel saling serang pada bulan April dan Oktober tahun lalu, yang menandai eskalasi paling dramatis antara kedua rival regional tersebut.
Awal tahun ini, Israel dilaporkan mengusulkan "kampanye pengeboman yang luas" untuk melumpuhkan fasilitas nuklir Iran, menurut New York Times, tetapi Trump menolak untuk mendukungnya, dan memilih untuk menempuh jalur diplomasi.
Sejak saat itu, menurut Reuters, Yerusalem Barat telah mempertimbangkan "serangan yang lebih terbatas" yang hanya memerlukan sedikit dukungan AS.
Lihat Juga :