Rusia Luncurkan Serangan Pesawat Nirawak Terbesar, Warga Ukraina Panik Berlarian

Senin, 19 Mei 2025 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Sebaliknya, militer Rusia mengeklaim telah menembak jatuh 25 pesawat nirawak Ukraina pada Sabtu malam dan Minggu pagi.

Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi pemerintah Rusia, Presiden Vladimir Putin mengatakan tujuan Moskow adalah untuk menghilangkan penyebab yang memicu krisis ini, menciptakan kondisi untuk perdamaian abadi, dan menjamin keamanan Rusia.

Sementara itu, para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Polandia berencana untuk berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelum Trump dan Putin berbicara via telepon pada Senin. Demikian disampaikan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Keempat pemimpin Eropa bersama-sama mengunjungi Kyiv pekan lalu, di mana mereka menyerukan sanksi baru terhadap Rusia kecuali Moskow menerima gencatan senjata.

Zelensky mengatakan empat pemimpin Eropa itu telah bergabung dengannya dalam menelepon Trump pada hari Jumat lalu setelah perundingan Rusia-Ukraina di Turki gagal menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

Warga Ukraina Panik Berlari ke Tempat Perlindungan


Selama serangan pesawat nirawak terbesar Rusia selaman, para warga Ukraina panik berlarian ke tempat perlindungan bom.

Di reruntuhan rumah keluarganya di wilayah Obukhiv sebelah barat Kyiv, Natalia Piven (44), menceritakan bagaimana dia masuk ke ruang bawah tanah bersama putranya setelah peringatan serangan udara, tepat pada waktunya untuk selamat dari gelombang pertama pesawat nirawak.

Mereka kemudian berlari ke tempat perlindungan bom di sebuah taman kanak-kanak, sebelum gelombang pesawat nirawak lainnya menghantam desanya. Rumah mereka hancur total. Seorang wanita berusia 28 tahun yang tinggal di sebelahnya tewas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved